Skip to main content
Insomnia Notes

follow us

Assalamualaikum. Selamat datang di web Insomnia Notes, semoga kesehatan dan kelimpahan rezeki selalu tercurah limpah kepada para pembaca semua. Melalui ini, saya Jeryanuar selaku admin mengajak para pembaca untuk mensuport akun Youtube admin dengan menonton dan subscribe di link berikut ini : Vlog Tahu Sumedang. Hanya dengan menonton dan subscribe, (gratis) sahabat sudah membantu channel tersebut untuk bisa terus berkembang. Terima Kasih.

×

Bermain Air di Curug Sadim, Subang

Curug Sadim Subang, fokus saja pada air terjunnya

"Hihihi" -- "Hahaha," ---"Byurrrr...byurr," --- "Aww, Viren dingin attuuh!!"

Terus saja si bungsu Virendra dan kakaknya saling lempar air hingga basah baju yang dipakai. Padahal, arus yang mengalir dan merendam selutut mereka itu dinginnya bukan main lho! Tapi dasar bocah, sepertinya itu tak dirasa sama sekali...hmm.

Curug Sadim Subang, ke tempat itu lah kita sejenak merefresh jiwa dan raga di libur Idul Fitri kemarin. Dimana setelah Nadran ke makam kakeknya Khansa & Viren di Lembang, kita sekeluarga meluncur ke sebuah air terjun di sekitaran wilayah Perkebunan Teh Nusantara VIII Ciater, Curug Sadim namanya. Tempat curug ini berada hanya sekitar 300 m dari pintu masuk PTPN tersebut (ditandai dengan adanya plang nama "Selamat Datang Curug Sadim".

Bermain air di Curug Sadim, Subang

Hari sudah terbilang siang ketika kami sampai di muka gerbang masuk Curug Sadim ini, tapi udara yang kami hirup masih sangat-sangat segar. Jejer ranum bunga kecubung gantung langsung menyambut kami diserta debur air yang terdengar di kejauhan. “Ayok , Pap...cepetaann!!” yah sudah tak sabar sepertinya si sulung Khansa untuk melihat air terjun. Ya, ini memang akan jadi pengalaman pertamanya melihat air terjun.

Untuk sampai ke air terjun ini kita bisa menggunakan kendaraan roda dua atau roda empat. Untuk menuju kawasan ini dari titik pertigaan antara Bandung, Ciater, dan Desa Cicadas bertolaklah ke arah kiri menuju Desa Cicadas. Dan sebelum benar-benar masuk ke kawasan air terjun ini kita harus terlebih dulu melintasi sebuah jembatan dimana mengalir sebuah seungai kecil di bawahnya. Sungai tersebut berasal dari guyuran air Curug Sadim. Setelahnya, kita akan menjumpai suatu kawasan merupa lapangan yang sangat bersih dan terawat.

Areal yang cukup luas tersebut kabarnyan biasa digunakan untuk camping atau perkemahan. Dan setelah itu...Taraaa!!! Curug Sadim yang indah langsung tersaji di depan mata. Ah tapi dasar Viren, waktu itu baru saja kita mau nyebur, eh dia malah pup! Yah terpaksa dah jadi ngebiarin Tetehnya ngadat dulu, karena antusiasmenya untuk nyebur jadi tertunda sebentaran.

Sewaktu ganti popok Viren di toilet, wooy...air di toiletnya juga berlimpah banget!! dan terus mengalir dari sebuah pipa. Airnya jernih dan deras tak terkira. Dan si bungsu langsung keciprak-kecipruk air di sana. Buat dia keseruan sudah dimulai bahkan dari toiletnya, haha.

Ketinggian Curug sadim ini, saya perkirakan sih mungkin di kisaran 10 – 20 meteran. Curugnya emang gak terlalu besar sih, tapi itulah yang buatnya cocok jadi tempat bermain anak mungkin, karena alir air yang dihasilkan juga jadi tak terlalu deras dan dalam. Bukan hanya bisa mendekat, kita juga bahkan bisa nyemplung langsung beberapa meter dari jatuhan air terjun. Saya sarankan sih jangan berani nyebur di dekat air terjunnya banget karena...dingin tauk! Angin yang dihasilkan dari deburan airnya juga kenceng banget.

Untuk masuk ke kawasan yang sangat-sangat indah dan bersih ini kita hanya perlu membayar tiket masuk seharga Rp 15.000 saja per orang (belum termasuk biaya parkir). Ya, harga tiket masuk Curug sadim Subang hanya Rp 12.500 saja! Selepas bayar tiket, kita bisa langsung bersantai deh. Mau langsung ke curugnya atau leyeh-leheh dulu, atau buka perbekalan dulu, bebas lah semau kita.

Viren, sesaat sebelum tercebur air

Di sini kita memang dibebaskan untuk membawa bekal sendiri, karena ada juga kan tempat wisata yang tidak memperbolehkan pengunjungnya bawa makanan dari luar, kan? Kita bisa menikmati bekal kita di bawah pohon rindang atau di gazebo yang disediakan. Tapi kalau bekal makanan kita dirasa kurang, jangan khawatir, di sekitaran air terjun juga banyak warung-warung yang berjejer rapi.

Tapi satu nih yang perlu dicatet, kalau kita datang kesini di waktu weekend, dijamin seru deh! Tapi kalau kita datang di hari kerja...krik...krik...krik...kawasan ir terjun ini bakal sepi banget! Berani? Ntar pulang ada yang ngikutin loh, hehe.

Well, secara umum menurut saya Curug Sadim yang tersembunyi di di kawasan kebun teh ini, indah tak terkira. Makanya kalau sobat mau kesini jangan lupa deh siapin dulu kamera terbaiknya, takutnya nyesel nanti kalau jadi tak bisa mengabadikan moment di Curug Sadim dan tak bisa mengunggahnya ke media social :)

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar