Skip to main content
Insomnia Notes

follow us

Assalamualaikum. Selamat datang di web Insomnia Notes, semoga kesehatan dan kelimpahan rezeki selalu tercurah limpah kepada para pembaca semua. Melalui ini, saya Jeryanuar selaku admin mengajak para pembaca untuk mensuport akun Youtube admin dengan menonton dan subscribe di link berikut ini : Vlog Tahu Sumedang. Hanya dengan menonton dan subscribe, sahabat sudah membantu channel tersebut untuk bisa terus berkembang. Terima Kasih.

×

Kartu Pra Kerja Jokowi Bukan Untuk Para Pengangguran

Image by liputan6.com

Masyrakat Indonesia saat ini memiliki tingkat pengagguran yang masih tinggi. Tingkat pengangguran di Indonesia ada di angka 5,01 persen pada februari 2019 jika di konversikan menjadi jumlah kepala menurut BPS jumlah pengangguran berada di 6.82 juta jiwa. Berdasarkan tingkat pendidikan, lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) masih menyumbang angka pengangguran tertinggi di antara tingkat pendidikan lain, yaitu sebesar 8,63 %. Jumlah tertinggi berikutnya terdapat pada tingkat diploma I/II/III (6,89 %). Dengan kata lain, ada penawaran tenaga kerja tidak terserap terutama pada tingkat pendidikan SMK dan diploma I/II/III.

Pada kampanyenya ketika mencalonkan sebagai presiden ke dua kalinya Jokowi mengenalkan sebuah program pembagian kartu pra kerja. Dimana para pengangguran di beri pelatihan serta insentif untuk modal mencari kerja selama dia belum mendapatkan pekerjaan, Tentu saja Kartu Pra kerja Jokowi bukan untuk para pengangguran yang memang pada dasarnya sudah malas mencari kerja.

Pada selasa 10 Desember 2019 Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan program kartu pra kerja diciptakan bukan upaya pemerintah menggaji para pengangguran. Hal itu di sampaikaan ketika membuka rapat terbatas (ratas) mengenai akselerasi implementasi program siap kerja dan perlindungan sosial.

"Ratas siang ini membahas akselerasi, implementasi program siap kerja dan perlindungan sosial. Terkait implementasi kartu pra kerja, saya ingin menegaskan lagi program ini bukan menggaji pengangguran”

"Ini penting saya sampaikan, karena seolah-seolah pemerintah akan menggaji. Tidak, itu keliru,"

melalui program kartu pra kerja negara membiayai pelatihan atau vokasi untuk bagi para pencari kerja mulai dari usia 18 tahun ke atas. Pesertanya tidak sedang menjalani pendidikan formal, melainkan para korban PHK dan pekerja yang membutuhkan peningkatan kompetensi.

"Jadi, tujuan kartu pra kerja ada dua, mempersiapkan angkatan kerja dan terserap atau menjadi entrepreneur," ujar Jokowi

dasar dari pemberian kartu pra kerja nantinya adalah memberi semangat kepada korban PHK dan juga pekerja yang membutuhkan peningkatan kompetensi. Karena permasalahan pengagguran di Indonesia sudah cukup lama sekali. Terlebih banyak pekerjaan yang mewajibkan mempunyai ijazah sekolah maupun universitas membuat banyak remaja yang putus sekolah tidak bisa bekerja dengan layak. Padahal potensi dari seseorang tidak hanya dinilai dari seberapa tinggi Pendidikan yang dia capai. Melaikan kesempatan yang sama, kejujuran dan juga kerja keras.

Pada nanti nya Pemerintah membagi menjadi beberapa kelompok dalam pembagian kartu pra kerja diantaranya :

Bagi para fresh graduate atau lulusan baru, pemerintah akan memberikan program khusus agar para pekerja muda bisa mendapatkan kemampuan atau keahlian mumpuni yang digunakan didalam dunia kerja

bagi pekerja eksisting, atau para orang yang sedang bekerja. Mereka akan diberikan program upskilling yaitu suatu pembekalan untuk meningkatkan kemampuannya agar bisa beradaptasi dengan kondisi jaman yang semakin maju dan serba modern.

Korban PHK, Reskilling untuk para korban PHK. Reskilling Diperlukan apabila mereka berencana melakukan alih profesi dari profesi sebelumnya. Maka diperlukan pembekalan skill yang baru untuk bekerja di bidang lain dan juga menambah skill dari mereka sendiri.

Syarat untuk mendapatkan kartu Pra-Kerja pun sangat mudah, yakni pendaftar merupakan Warga Negara Indonesia (WNI), berusia di atas 18 tahun, dan tidak sedang menjalani pendidikan apapun. Nantinya bagi siapa saja warga Indonesia yang ingin memiliki kartu pra kerja bisa mendaftar melalui situs resmi kementrian tenaga kerja, pendaftarannya semua via online. Dan begitu lolos seleksi kalian bisa mulai kursus dalam bidang yang ingin di pelajari. Kursus yang diberikan bisa melalui tatap muka maupun online (daring) semua biaya kursus akan di tanggung pemerintah serta apabila sudah sertifikasi dan mendapat sertifikat para pemegang kartu Pra kerja akan dibekali modal cari kerja sebesar 500 ribu per bulan selama 3 bulan. https://www.cekaja.com/info/kartu-pra-kerja-siap-di-rilis-anggarannya-sampai-rp10-triliun/

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar