Tangkuban Parahu, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat

Baca Juga

Gunung Tangkuban Parahu
Gunung Tangkuban Parahu Dilihat Dari Atas
Gunung Tangkuban Parahu, Gunung ini berada di perbatasan antara Kabupaten Bandung Barat dengan Kabupaten Subang dan merupakan daerah wisata yang selalu ramai didatangi pengunjung, hanya sayang karena statusnya masih aktif, pada waktu-waktu tertentu gunung ini dilarang untuk dikunjungi demi keselamatan pengunjung.

Alhamdulillah berkesempatan melihat Gunung Tangkuban Parahu dari sudut yang berbeda dari yang biasa terlihat, yaitu dari arah atas, bagaimana? apakah mirip dengn perahu yang nangkub (terbalik) ?? nama Tangkuban Parahu memang diambil dari bentuk gunung ini yang seperti parahu nangkub (perahu terbalik). Bentuknya yang seperti perahu terbalik itu ada cerita atau legendanya, yaitu Legenda Sangkuriang, sobat semua juga tentunya sudah tahu tentang cerita Sangkuriang ini, berikut akan admin coba ceritakan kembali untuk sobat semua...kurang lebih begini ceritanya :

Legenda Sangkuriang

Kisah Sangkuriang ini dimulai dari seorang putri raja di Jawa Barat yang mempunyai anak sangat gemar berburu. Nama putri raja tersebut adalah Dayang Sumbi dan anaknya bernama Sangkuriang, Sangkuriang memiliki seekor anjing peliharaan bernama Tumang yang selalu menemaninya berburu, tapi Sangkuriang tidak tahu bahwa Tumang sebenarnya adalah ayahnya yang juga titisan dewa.

Suatu hari ketika Sangkuriang kecil pergi berburu, Tumang tidak mau mengikuti perintahnya untuk mengejar hewan buruan...akibatnya ia marah dan mengusir Tumang hingga tak kembali lagi (di beberapa sumber diceritakan pula bahwa Tumang terbunuh  oleh Sangkuriang). Setelah Sangkuriang pulang dan menceritakan hal itu kepada ibunya, Dayang Sumbi menjadi sangat sedih sekaligus marah, akibat kemarahannya itu ia tidak sengaja memukul kepala sangkuriang dengan sebuah benda (kalau tidak salah benda yang dipakai memukul adalah centong nasi).

Dengan kepala yang terluka dan sedih, Sangkuriang merasa kecewa dan pergi meninggalkan ibunya...ia pergi mengembara dan belajar ilmu bela diri atau kanuragan sehingga ia tumbuh menjadi pemuda yang sangat sakti, bahkan saking saktinya ia bisa berinteraksi dengan makhluk gaib dan menjadikannya anak buah. Di tempat lain, Dayang Sumbi yang merasa sedih, kecewa, sekaligus menyesal menjadi rajin bertapa untuk menenangkan dirinya, sehingga dia dianugrahi paras awet muda oleh para dewa.

Singkat cerita, Sangkuriang yang sudah tumbuh dewasa pulang kembali ke kampung halamannya, ia menjumpai pemandangan yang sudah jauh berubah semenjak dia meninggalkan tempat itu dulu. Di tempat itupun ia menjumpai seorang gadis cantik jelita yang tak lain adalah Dayang Sumbi, ibu kandungnya sendiri. Sangkuriang pun terpesona dengan kecantikannya dan langsung melamarnya, dan dayang Sumbi pun menerimanya karena pemuda yang melamarnya itu sangat tampan.

Mulanya dayang sumbi tidak tahu bahwa pemuda yang melamarnya itu adalah anaknya, ia baru mengetahui hal tersebut setelah Sangkuriang memintanya membetulkan ikat kepalanya ketika hendak berburu. Pada waktu membetulkan ikat kepala tersebut ia melihat sebuah bekas luka yang sama persis ditempat dimana ia memukul kepala anaknya dulu...ia kaget dan terperanjat, dan setelah ia memperhatikan wajah Sangkuriang kembali dengan seksama, ia akhirnya tersadar bahwa pemuda tersebut memang sangat mirip dengan anaknya, dan ia yakin pemuda itu adalah anaknya.

Seketika itu juga ia mencari cara agar pinangan yang sudah direncanakan gagal dan tidak terlaksana. Ia meminta sangkuriang mengerjakan suatu hal yang mustahil untuk dilakukan yaitu membendung sungai Citarum dan membuat perahu yang sangat besar untuk menyebrangi sungai itu, waktu untuk mengerjakan itu semua hanya satu malam saja, batas waktunya hingga terbit fajar tanda pagi telah datang.

Sangkuriang menyanggupi permintaan Dayang Sumbi tersebut, dengan kesaktiannya, Sangkuriang meminta bantuan dan mengerahkan makhluk-makhluk gaib untuk membantu menyelesaikan pekerjaannya. Di tempat lain Dayang Sumbi merasa waswas dan takut Sangkuriang bisa menyelesaikan pekerjaannya tepat waktu dan memenuhi syarat darinya, diam-diam Dayang Sumbi mengawasi pekerjaan Sangkuriang dan ketika pekerjaan tersebut akan selesai Dayang Sumbi memerintahkan pasukannya untuk menggelar dan membentangjkan kain sutra merah di sepanjang timur kota. Melihat warna kemerahan di arah timur kota, makhluk-makhluk gaib anak buah Sangkuriang langsung lari tunggang langgang karena mengira hari sudah pagi, begitupun dengan Sangkuriang, dia mengira bahwa hari sudah beranjak pagi dan terbit fajar.

Ia sangat marah karena dengan bantuan makhluk gaib pun ternyata ia tidak mampu memenuhi syarat yang diajukan oleh Dayang Sumbi. Dengan kesaktiannya ia melampiaskan amarahnya dengan menjebol bendungan yang dibuatnya sendiri hingga terjadi banjir besar yang merendam seluruh kota dan menendang perahu yang dibuatnya hingga terlempar jauh dan terbalik, lambat laun seiring berjalannya waktu...perahu yang terbalik itu tertutupi debu, tanah, batu, dan lainnya hingga menjadi sebuah gunung, dan pada akhirnya gunung tersebut dinamai "Gunung Tangkuban Parahu,".

Note : di domain terdahulu (www.wewengkonsumedang.com), artikel ini dapat dijumpai dalam judul artikel "Tangkuban Parahu, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat" dengan link sebagai berikut ; "http://www.wewengkonsumedang.com/2013/11/tangkuban-parahu-kabupaten-bandung.html"

140 comments:

  1. saya malah belum kesampaian ke tangkuban perahu kang, insaa Allah ada renana kesana..makasih infonya, nambah referensi

    ReplyDelete
    Replies
    1. mudah-mudahan dilancarkan perjalanan ke tangkuban parahu nya ya kang

      Delete
    2. makanya Kang WS bikin postingan ini, biar beliau-beliau merasakan dan segera kepengen ke sana...xixixi kasian banget ya beliau berdua...
      # bletak mesin fax melayang

      Delete
    3. hee iya mbak khusna, biar ngiler beliau-beliau berdua :-)

      Delete
    4. Sama Mas Muroi Saya Juga Belom Pernah Main Kesonoh hihi :D

      Delete
    5. wah ikutan ngiler dong mas ainul :-)

      Delete
    6. cakep banget gunungnya mas,,,,,
      legenda sangkuriang sudah sering difilmkan ya,,,,,


      Delete
    7. Mbak Maya, berarti Gunung sama Kang Adminya sama-sama cakep yah? hhhh

      Delete
    8. @ Mbak maya : iya mbak legenda sangkuriang sudah ada difilmkan

      @ kang Karrys : wah kang karrys bikin geer ni :))

      Delete
  2. saya suka cerita2 rakyat yang bersejarah bisa belajar bagaimana mereka dulu dan kita sekarang...kapan ya bisa mengunjungi tempat2 bersejarah seperti ini..

    ReplyDelete
    Replies
    1. nanti kalau ada waktu luang pasti bisa kok mbak, sekalian refreshinh juga :)
      iya mbak melaui cerita-cerita legenda dan lainnya juga kadang bisa kita jadikan tempat untuk berkaca ya...

      Delete
    2. ntar aja kesana sama saya mbak indah, bawa tenda dan berkemah disana. jangan lupa bawa laptop sekalian ngeblog, hohoho :-)

      Delete
    3. nah itu mantap sekali mbak Indri :))

      apalagi kalau bawa kulkas dan kompor gas sepertinya lebih mantap hehe, becanda mbak :o

      Delete
    4. Saya entar ke Tangkuban Parahu, sambil bawa apa yah?
      Soalnya perlengkapanya sudah di bawa Kang WS Semua,.hahahah

      Delete
    5. tinggal bawa perut kosong saja kang, nanti kita bakar-bakar jagung disana hehe
      hmmm pastinya mantap bakar jagung di Tangkuban Parahu

      Delete
    6. Benar mbak indri dan semua....ngumpul di sana sambil bawa bekal siapa tau juga dayang sumbi datang ya...

      Delete
    7. kalau pas lagi ngumpul dayang sumbi yg datang cowok2lah yang senang, tapi kalau sangkuriang yang datang pasti mbak indah n mbak indri yang senang ya heheheh :))

      Delete
    8. saya malah suka di ceritani lho, suwer...

      Delete
    9. saya malah suka kalau dikasih jagung bakar...kalau dicritani thok kurang asyik sih...

      Delete
    10. yah padahal WS sukanya klepon, ada klepon bakar gak sih ??

      Delete
    11. Wah boleh juga tuh Kang WS Jagung yang Muda manis imut,, di Bakar
      Di rebus lebih asyik deh, entar saya sekalian bawa tenda/papayon flapon
      Jika perlu sekalian bawa panggung, dan seperangkat alat music saya yah Kang? hh

      Delete
    12. boleh kang...tapi sayang ya itu udah muda, manis, imut lagi, malah dibakar =))

      Delete
  3. iya ya, kayak perahu kalau dilihat dari atas.

    Mengelola dua blog nggak masalah kak. Yang penting ada yang di utamakan. Yang lain di bangun pelan-pelan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mas tadinya mau seprti itu, tapi mungkin karena tidak ahli juga dalam perbloggeran ini jadinya susah membagi waktu dan moodnya hehe...maklum masih nubie mas

      Delete
  4. ketika mendengar gunung tangkuban parahu pasti ingat kisah sangkuriang.
    kisah sangkuriang ini memiliki rasa bercampur aduk, terharu, heran, aneh, langka tapi nyata, dan apa saja, hehehe... pokoknya satu2nya cerita rakyat yg sangat mengesankan.

    makasih sharingnya mas WS
    :>)

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama-sama mbak Indri :)

      iya mbak saya juga sama, kadang cerita ini memang terasa aneh karena di satu sumber bahkan ada yg ceritanya menyebutkan bahwa pada akhirnya sangkuriang tau bahwa Dayang Sumbi itu ibunya...tapi dia tetap ngotot ingin menikahinya saking cintanya, aneh kan :-t

      Delete
  5. Saya hanya melewati dan belum sempat mampit tatkala dulu ke Bandung. Legenda tangkuban perahu memang sudah terkenal karena pernah difilmkan.
    Punya blog lebih dari satu kadang memang susah bagi waktunya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Legenda Sangkuriang atau Tangkuban Parahu ini memang pernah difilmkan, tapi filmnya jadul ya mas, kalau tidak salah seangkatan dengan film-film seperti Wiro Sableng dan kawan-kawan mungkin :))

      iya mas makanya saya putuskan untuk menghapus saja blog yang pelesiran itu dan cukup mengelola satu blog ini saja

      Delete
    2. Kalo semasa SD sering banget nie denger cerita Sangkuriang tapi jujur saja ampe sekarang saya belom pernah berwisata ke Tangkuban Parahu...pengen banget bisa kesana...

      Delete
    3. iya mas apalagi waktu SD cerita Sangkuriang ini seolah menjadi cerita yang paling ngetop...kapan2 kalau ada waktu luang bisa dicoba mas main kesini

      Delete
    4. Cerita tangkuban parahu, pasti tidak lepas dengan sangkuriang
      :>) nya Kang WS, Kapan-kapan cerita sejarah aslinya Kang WS
      Kaya nya lebih menarik yah Kang..? hhhhh :-)

      Delete
    5. hee kan cerita sangkuriang ini hanya legenda kang, jadi mungkin tidak ada cerita sejarah yang sebenarnya :)

      Delete
    6. btw sangkuriang masih temennya brama kumbara apa bukan kang :) hehehe

      Delete
    7. mungkin iya mas andes, mereka kan sobat dalit/sohib...masih satu geng juga sama wiro sableng n si buta dari goa hantu :)

      Delete
    8. kalau gitu ada peran sinto gendeng nya juga ya ?

      Delete
    9. pasti ada mas agus, kalau mereka main kesorean kan sinto gendeng yang marahin

      Delete
  6. Gunung Tangkuban perahu memang terkenal dengan Cerita Sangkuriang,
    Gunung dengan pemandangan yang indah sebagai salah satu obyek wisata di Jawa Barat.

    Terima kasih Kang WS, sharenya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama-sama mas boku, terima kasih kembali :)

      Delete
  7. tempat wisata yang berlegenda cerita rakyat

    ReplyDelete
  8. Saya sudah 2x ke lembang(Tangkuban Parahu) .Untuk kisah sangkuriang pernah baca waktu SD.Trims sudah di ingatkan

    ReplyDelete
    Replies
    1. indah sekali ya kang pemandangannya :)
      sama-sama kang

      Delete
  9. legenda tangkuban perahu memang tidak terpisah dari cerita sangkuriang dan memang satu kesatuan jadi terserah WS aja kasih judul apa.
    Bisa poto dari atas gitoh pake apa Sob.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mas...judulnya bebas2 saja ya jangan dibikin pusing :-)

      fotonya diambil dari pesawat mas, hehe

      Delete
  10. Setiap memandang angklung kecil yang terpajang di kamar anak saya, teringat aroma belerang dibalut dinginnya puncak Tangkuban Parahu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. angklung kecil tersebut menjadi souvenir yang tak terlupakan dari Tangkuban Parahu ya mas...

      Delete
  11. Saya cuma bisa mendengar cerita dari legenda gunung tangkupan prahu saja mas, tanpa bisa melihat langsung bentuk asli nya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. mudah-mudahan nanti kapan-kapan bisa berkunjung dan melihat bentuk aslinya langsung ya mas :)

      Delete
  12. jadi keinget dulu waktu wisata ke Tangkuban Parahu, memang ajib kang, saya jalan kaki dari bawah (gerbang) sampai ke atas wkwkwk :D soalnya gk ada angkutan

    ReplyDelete
    Replies
    1. ahaha asal kuat mah ga apa-apa yah kang...itung-itung olahraga juga :-)

      Delete
    2. itung ngetes menol kaki mas :) ehehe..

      Delete
    3. biar makin kuat ya mas andes :-)

      Delete
    4. kalo dulu sih kuat gk tau kalo dicoba sekali lagi sekarang :-D

      Delete
    5. pasti masih kuat lah kang, percaya ka akang mah :)

      Delete
    6. semoga saja da orang subang karuat siga mang yono haha :-)

      Delete
    7. tah eta kang, komo atuh Tangkuban Parahu mah pan mung salengkaheun ti subang mah...yakin pasti kuat geura :))

      Delete
  13. Cerita dongeng Bapak saya ini Kang WS, Di ulas lagi oleh Kang WS
    Di baca lagi nih Kang, mengenang Almarhum Bapak saya, sangat lengakap
    Cerita sejahnya nya, serasa saya, masih di masa kanak-kanak, terima kasih Kang

    ReplyDelete
    Replies
    1. memang cerita tentang Tangkuban Parahu ini pastinya menyimpan banyak kenangan untuk siapa saja yang pernah mendengar atau membacanya ya kang, termasuk WS juga...

      duh jadi ikutan sedih nih kang, semoga beliau sekarang tenang disisi-Nya ya kang serta diterima amal ibadahnya, aamiin.

      sama-sama kang :)

      Delete
  14. saya pernah ke tangkuban perahu...tapi jaman dulu keadaannya mungkin jauh beda dengan sekarang. sekitar tahun 96 saya ke sana bersama kawan-kawan SMP.

    ReplyDelete
    Replies
    1. pasti nggak beda2 jauh juga mungkin mbak

      Delete
    2. kalo jauh deketnya mungkin masih sama deh

      Delete
    3. tapi kalau dar tempat WS pasti beda deket jauhnya

      iya mbak, pastinya suasananya sudah ada perubahan semenjak tahun 96-an

      Delete
  15. wah jadi pengen ke tangkuban perahu nih mas, hehe
    :>)

    ReplyDelete
    Replies
    1. ayuk mas kita barengan ke tangkuban perahu, saya juga pengen (m)

      Delete
  16. legenda tangkuban perahu ini terkanal bgt ya mas,kpn coba main ke sana ah..liat2 pemandangan hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mas terkenal banget, kapan2 main saja lah mas ke tempat ini :)

      Delete
  17. Berbicara tentang Tangkuban perahu ini juga sepertinya sudah melegenda dari masa ke masa ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. tinggal Bang Ci aja yang belum melegenda...iya kan?

      Delete
    2. iya soalnya ga suka kue lagenda mungkin mbak :-)

      Delete
  18. ini bisa jadi rute yang tepat kang tatkala liburan akhir tahun, hehe..tapi bandung pasti macet uyy kalo liburan

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mas, tapi jangankan hari libur, hari biasa saja sekarang bandung suka macettt :-d

      Delete
  19. Waah keren mas post plesiranya. jadi keinget plesiran lebaran ke tangkuban perahu hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah masih baru dong mas pelesiran ke tangkuban perahu nya ??

      Delete
  20. duhh lama sekali nggak kesana.

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau WS sudah lama ga makan klepon mas =))

      Delete
  21. Saya telah mengunjungi obyek wisata kawah Gunung Tangkuban Perahu ini dua kali. ;(( Pertama, ketika melaksanakan studi banding ke Sukabumi kemudian menginap di Bandung dan mengunjungi (h) kawah Tangkuban Perahu, Cibaduyut, dan Cihampelas. Kedua, ketika menghadiri reuni yang diadakan di Bandung kami juga berkesempatan mengunjungi kawah ini dan mampir di Sindang Reret Cikole Lembang. :-#

    Obyek wisata yang menarik untuk dikunjungi. Dengan relatif mudah karena dibantu sarana transportasi kita bisa sampai ke puncak sebuah gunung. Legenda Sangkuriang ini x-) juga turut menambah keingintahuan (sebagian orang) dengan mengunjungi tempat yang indah dan sejuk itu. Selamat berwisata (f) di Kawah Gunung Tangkuban Perahu. Salam cemerlang! :>)

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah kalau sudah dua kali kesini pastinya sudah hapal sekali dengan keadaan di tangkuban perahu ini ya mas herdoni :))
      salam cemerlang :-#

      Delete
  22. Saya belum pernah kesana tapi dilihat dari foto itu sepertinya mengasikan ya kang jadi pngen kesana nih rencananya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. memang mengasyikkan mas, yuh susun planning yang mantep biar terlaksana liburan ke tangkuban perahu nya :)

      Delete
  23. tapi ko ga keliatan kayak perahu terbalik ya.. wkwk

    ReplyDelete
  24. Sudah amat sering mendengar legenda SANGKURIANG ini bahkan ada Drama dan sinetronnya di beberapa televisi swasta. Namun saya belum pernah ada kesempatan untuk NAPAK TILAS legenda ini langsung ke daerah asal legenda tersebut

    ReplyDelete
    Replies
    1. mudah2an nanti kapan2 ada kesempatan untuk rekreasi atau napak tilas perjalanan sangkuriang ini ya kang

      Delete
    2. ya udah grup KPK ngadain napak tilas ajah biar saya nebeng :-)

      Delete
    3. siiip lah hayu mang :))
      jangan lupa koling-koling ya kalau jadi :-#

      Delete
  25. Pemandangan gunung tangkuban perahu dilihat dari atas sangat indah dan menampakkan pesonanya yang memikat setiap maya yang memandangnya. :)
    Mas mengelola dua blog ya? Hmm... lebih baik fokus dulu dengan satu blog, baru setelah blog yang satu sudah berkembang, maka boleh mengelola blog lainnya. supaya lebih terarah. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. ya begitulah sob, tapi saya rasa satu blog saja sudah cukup :))

      Delete
  26. saya malah pengen kesana mas, ealaah...bromo yang dekat , lokal jawa timur saja belum pernah jeee..
    hehehehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau mau ke tangkuban parahu nanti mampir kerumah saya mas bisa naik Kereta Api, jangan lupa bawa camilan hehehe

      Delete
    2. mmm padahal WS rasa tempat wisata di Jawa Timur juga mantep-mantep mas, jadi kepengen balik lagi hehe...WS kemarin rencananya mau ke bromo mas, tapi gak keburu =))

      @ mang yono : wah memang rumah mamang kelewati kereta api ya ?? :))

      Delete
  27. ternyata kang WS punya 2 blog yah, kok dihapus sih, coba kasihkan kesayah... hehehe...

    saya mau ketangkuban parahu tapi belum boleh kang katanya masih aktif... ya sudah sayah dan keluarga balik lagi langsung ke sari ater... ngeueum cai haneut ehehhe

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mang, tapi udah dihapus, toh temanya sama juga dengan wewengkon sumedang ini yaitu artikel tentang tempat-tempat yang terabadikan dalam foto intinya mah hehe...jadi daripada susah bagi waktu n mood, udah we disatuin disini artikelnya. Wah kalu mamang nyariosnya ti kamari mah, telat sih :))

      tah itu mang, pastinya lebih enak ngeueum aer anget ya mang...biar mengembang heheheh :-)

      Delete
  28. Alhamdulillah meskipun sering bolak balik ke bandung tp belum pernah ka tangkuban perahu,,,
    :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. kapan-kapan mampir saja atuh kang :))

      Delete
    2. Insyaalah nati kalo ke bandung lagi nyempetin lah ke sana :)

      Delete
    3. siip kang, sayang sekali kalau keindahan tangkuban parahu ini dilewatkan begitu saja :)

      Delete
  29. Gunung tangkuban perahu dan cerita sangkuriang-nya memang sudah melegenda di nusantara sejak dulu, bahkan cerita dari gunung tersebut sudah mendunia walahualam, cuman sayang kang saya sampai seumur ini belum pernah berkunjung kesana.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya ya kang, katanya sih ceritanya saja sampai ada yang b.inggris nya...keren yah cerita rakyat kita seperti Legenda Tangkuban Parahu/Sangkuriang ini bisa dikenal sampai ke mancanegara...

      tinggal atur planning aja kang kapan-kapan berwisata ke Tangkuban Parahu ini

      Delete
  30. Kata Temen Temen Saya Gunung Tangkuban Itu Tempatnya sangatt Indah Sekali Dan Hmmm Kira Kira Kapan Yah Saya Bisa MAEN kesonoh =))

    ReplyDelete
    Replies
    1. hee tinggal rencanakan saja secara matang mas biar bisa maen ke Tangkuban Parahu ini, dan jangan lupa mungkin dompet juga harus memadai ya hehe ;(

      Delete
    2. Nahhh Itulah mas Masalahnya Rencananya Gak Mateng Mateng :o haha Bhong Ketang :D Sekarang Sekarang ini saya Lagi Tak Punya Uang Kang hihi tapi Insya Allah Kapan Kapan saya Maen Kesonoh Klo udah Punya Uang Tapi (h)

      Delete
    3. aamiin mas mudah2an cepat terlaksana ya :)

      Delete
  31. mau pariwisata kesana,sayangnya gak punya uang ;( ;( ;(

    ReplyDelete
    Replies
    1. jadi harus nabung ngumpul2 uangnya dulu mungkin ya sob =))

      Delete
  32. Tahun 2008 saya pernah ke gunung tangkuban perahu mas, saat ada kegiatan kkl di kampung. Memang luar biasa sekali pemandangan nya. Naik nya ke puncak gunung juga lumayan tinggi juga. Tapi dingin banget pas sampai d puncak nya hehe :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mbak kalau diatasnya pasti duingin banget, mesti pakai jaket yang super tebel, n pasti enak kalau sambil bakar jagung hehe.

      pastinya jadi kenangan yang tak terlupakan ya mbak :)

      Delete
  33. sekilas jika dilihat dari foto tidak mirip dengan perahu terbalik mas. viewnya kayaknya menarik banget. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. heee iya mbak, terlihat seperti perahu terbalik justru kalau dilihat dari pinggir/bawah.
      terima kasih mbak :)

      Delete
  34. mudah-mudahan masih ada bangku yang kosong karena saya mau baca dulu cerita terjadinya gunung tangkuban perahu ini [-(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya kebagian juga gak ya? heheh.....
      dah penuh nie tinggal berangkat aja :)

      Delete
    2. masih ada bangku kosong ko, mangga mangga silahkan kang ucup & mas marnes :))

      Delete
  35. Wah sepertinya keren gan tapi saya belum pernah kesana :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. bisa dicoba sob, jadi referensi untuk dikunjungi :)

      Delete
  36. wah belum kesampaian mau main kejawa mas.. ntr kalau ada waktu main ke jawa.. saya mampir deh ke tangkupan perahu, sekalian silaturahim ke tempat para sesepuh blogger yang tinggal di jawa.. hehehe

    ReplyDelete
  37. wah belum kesampaian mau main kejawa mas.. ntr kalau ada waktu main ke jawa.. saya mampir deh ke tangkupan perahu, sekalian silaturahim ke tempat para sesepuh blogger yang tinggal di jawa.. hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. hee iya mas kapan2 kalau sempat mampir saja ke Tangkuban Parahu ini...

      btw...saya sendiri yg dipulau jawa belum sempet silaturahim sama teman n senior2 yang ada disini heheh :))

      Delete
  38. sumednag ternyata kota besar ya.. serius baru tahu, saya orang sumatera sih.

    pengen juga lihat gunung yang terbuat dari perahu, hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. hee sumedang kota kecil kok mas...

      kapan2 main kesini ya :)

      Delete
  39. Terakhir naek gunung ieu teh pas masih SD, eta ge ngan sakali-sakalina.

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah uyuhan kang, masih SD tapi sudah kuat naik ke gunung tangkuban parahu ini, hebat euy

      Delete
  40. saya belum pernah kesna, saya kepengen kesana dan semoga nanti ada kesempatan kesana buat liburan.

    ReplyDelete
  41. haha mun kadinya teh pas bade dugina sok bau hitut si aang (o)

    ReplyDelete
    Replies
    1. nu matak dont to be hitut dimana sajah hehe :-)

      Delete
  42. Wahh enak yahh bisa jalan-jalan terus...

    ReplyDelete
  43. Ke Tangkuban parahu, lagi akhhh, gimana Kang WS Sobat yang lain
    Udah pada datang belum yah? kaya nya kalau beneran sobat blogging
    Seindonesia, biasa ada jumpa Fans nya, bisa Indah saat bertemua yah Kang?
    Tapi kaya nya, belum ada tuh, Blogger, forum.atau komunitas yang
    Membahas tentang, jumpa Fans antar Blogging.

    ReplyDelete
    Replies
    1. sepertinya ada kang, cuma mungkin kita saja yang belum menemukan hehe

      Delete
  44. Tiap tempat atau kawasan wisata syarat akan legenda ya mas..termasuk salah satunua gn tangkuban perahu ini..

    Udah lama juga..ndak pelisiran lagi ke sana :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mas :)

      sama mas hehehe...kalau foto di atas kan tidak berkunjung, cuma lewat saja :))

      Delete
  45. Fotonya keren kang WS...mantappp.
    Semangat terus kang... :D

    ReplyDelete
  46. Pengen banget ke Tangkupan Perahu tp sayang blm pernah kesampaian tp mudah2an bisa sampai kesana.
    Selamat berkarya kawan & sukses selalu untuk kita semua :)

    ReplyDelete
  47. sae kang informasina tangkuban perahu na

    ReplyDelete