Skip to main content
Insomnia Notes

follow us

Assalamualaikum. Selamat datang di web Insomnia Notes, semoga kesehatan dan kelimpahan rezeki selalu tercurah limpah kepada para pembaca semua. Melalui ini, saya Jeryanuar selaku admin mengajak para pembaca untuk mensuport akun Youtube admin dengan menonton dan subscribe di link berikut ini : Vlog Tahu Sumedang. Hanya dengan menonton dan subscribe, (gratis) sahabat sudah membantu channel tersebut untuk bisa terus berkembang. Terima Kasih.

×

Lembayung Senja


Lembayung Senja

Ketika berjalan-jalan menikmati suasana sore hari di sekitaran Sumedang Utara, tidak sengaja admin mendapati pemandangan seperti pada foto atau gambar di atas, sebuah lukisan alam yang sempurna, karena memang karya dari yang Maha Sempurna.

Berbicara tentang sore hari atau biasanya kita sebut dengan senja, membuat admin merenung sejenak, masa senja biasanya kita analogikan sebagai masa tua pada kehidupan manusia, secara filosofis kita biasanya mengartikan masa anak-anak atau masa muda sebagai pagi hari dan masa tua sebagai sore hari menuju malam yang gelap, menuju kematian, dimana kehidupan manusia akan berakhir dan menuju ruang gelap yang berupa kubur, karena memang begitulah nyatanya perjalanan hidup kebanyakan manusia di dunia.

Lembayung Senja

Dari renungan tentang kehidupan tersebut banyak melahirkan pepatah atau wejangan yang menjadi pedoman kita dalam menjalani hakikat kehidupan, seperti misal pepatah yang mengatakan barang siapa bersungguh-sungguh dimasa mudanya maka kelak ia Insya Allah akan berhasil di masa tuanya dan begitupun sebaliknya, siapa yang menabur angin maka ia akan menuai badai, apa yang kita tanam diwaktu muda itulah yang kita tuai di masa tua...dan banyak lagi kata-kata mutiara berupa nasihat yang senada dengan beberapa kalimat di atas yang intinya adalah sebab akibat dari pemanfaatan waktu yang kita miliki selama hidup di dunia.

Lembayung Senja

Admin kira tidak ada yang salah dengan filosofi tentang pergantian waktu dalam kehidupan manusia tersebut, karena ksemua kejadian tentunya mengandung hikmah yang bisa kita petik. Dan bukankah kita memang harus bisa mengambil pelajaran dari setiap kejadian yang ada di dunia ini? termasuk mengambil pelajaran dari bergantinya waktu pagi, siang, menuju petang dan malam, jangan sampai perjalanan hidup kita menjadi sia-sia karena ketidakmampuan kita mengobservasi atau mengamati dan menelaah berbagai kejadian yang kita lalui, yang jika kita bisa melakukannya maka akan menjadikan diri kita lebih baik dari waktu ke waktu secara, akal, budi, dan hati.

"Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan pergantian malam dan siang sungguh ada tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang-orang yang mempunyai akal. (Yaitu) orang-orang yang mengingat Allah saat dia berdiri, duduk dan berbaring, mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata) “Ya tuhan kami, tidaklah engkau menciptakan semua ini sia-sia. Maha suci Engkau, lindungilah kami dari azab neraka." (QS Ali Imran [3]; 190-191)

Note : Di domain blog saya yang sebelumnya (www.wewengkonsumedang.com), artikel ini diterbitkan dengan judul "Lembayung Senja" dengan link sebagai berikut ; "http://www.wewengkonsumedang.com/2013/06/lembayung-senja.html"

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar