Skip to main content
Insomnia Notes

follow us

Assalamualaikum. Selamat datang di web Insomnia Notes, semoga kesehatan dan kelimpahan rezeki selalu tercurah limpah kepada para pembaca semua. Melalui ini, saya Jeryanuar selaku admin mengajak para pembaca untuk mensuport akun Youtube admin dengan menonton dan subscribe di link berikut ini : Vlog Tahu Sumedang. Hanya dengan menonton dan subscribe, (gratis) sahabat sudah membantu channel tersebut untuk bisa terus berkembang. Terima Kasih.

×

Tugu Perbatasan #2 (Sumedang - Subang) 2013


Perbatasan Kabupaten Sumedang - Kabupaten Subang

Berkaitan dengan penanda perbatasan antar kabupaten, jika dulu admin share tentang Perbatasan Kabupaten Sumedang dengan Kabupaten Garut yang saya dapat fotonya ketika saya dolan-dolan ke Garut, nah sekarang admin akan share juga tentang perbatasan Sumedang - Subang. Sewaktu melakukan perjalanan Subang - Sumedang sepulang dari Lembang dan sedang mengemudi kendaraan, ketika sedang asyik menyusuri ruas jalan di daerah Kecamatan Tanjungsiang Subang tiba-tiba admin sudah berada di daerah Cikaramas Kabupaten Sumedang, sedikit bingung, admin coba ingat-ingat perasaan tadi tidak melewati tugu atau gapura yang biasanya menjadi penanda perbatasan daerah antar kabupaten.

Ketika beistirahat, admin coba bertanya pada penduduk sekitar sebenarnya perbatasan Kabupaten Sumedang dengan Kabupaten Subang itu ada disebelah mana, dan patokannya apa (karena admin memang belum tahu)...dari jawaban yang diperoleh akhirnya diketahui bahwa ternyata bukan admin saja yang mengalami hal tersebut, bukan admin saja yang kebingungan untuk mengetahui batas kota atau kabupaten, padahal jalan ini adalah jalur jalan Provinsi.

Setelah bertanya, akhirnya admin tahu bahwa yang menjadi pembatas antara Kabupaten Subang dengan Kabupaten Sumedang ini bukan merupakan sebuah tugu, gapura dan yang sejenisnya, tetapi merupakan sebuah jembatan kecil yang berada di atas sungai Cikaramas.

Kesimpulannya, sampai saat ini di perbatasan Sumedang - Subang belum dibangun atau belum dilengkapi tugu pembatas wilayah kabupaten, padahal lokasinya berada di jalur jalan Provinsi yang berarti dilewati oleh banyak orang dengan berbagai tujuan, dengan kata lain ini merupakan etalase Kabupaten Sumedang.

Kabarnya pihak desa telah berulang kali mengajukan permohonan pada Pemkab Sumedang untuk membangun tugu pembatas layaknya tugu pembatas antar Kabupaten, bertuliskan "Selamat Datang" dan lain-lain, namun sayangnya hal tersebut sampai sekarang belum terealisasi.

Update : Sekarang perbatasan Kabupaten Sumedang - Kabupaten Subang telah memiliki tugu atau gapura perbatasan di sebrang jembatan yang masuk ke daerah Kabupaten Subang (2014)

Perbatasan Kabupaten Sumedang - Kabupaten Subang

Note : Di domain blog saya yang sebelumnya (www.wewengkonsumedang.com), artikel ini diterbitkan dengan judul "Tugu Perbatasan #2 (Sumedang - Subang)" dengan link sebagai berikut ; "http://www.wewengkonsumedang.com/2015/02/asal-usul-nama-desa-cikaramas.html"


Border District of Sumedang - Subang Regency

Related to the border markers between districts, if the admin share of the Sumedang Regency Border with Garut Regency I got a picture of when I came to Garut, now the admin will also share about the Sumedang - Subang border.  When I was traveling Subang - Sumedang after returning from Lembang and was driving a vehicle, while being engrossed in walking along a road in the Subdistrict of Tanjungsiang Subang, the admin suddenly was in the Cikaramas area of ​​Sumedang Regency, a little confused, the admin tried to remember the feeling did not pass the monument  or a gate which usually serves as a marker of regional boundaries between districts.

When resting, the admin tries to ask the residents around the actual border between Sumedang Regency and Subang Regency, and what is the standard (because the admin does not know yet) ... from the answers obtained, it is finally known that it was not the admin who experienced it,  it is not only the admin who is confused about knowing the city or district boundaries, even though this road is a provincial road.

After asking, the admin finally knew that the barrier between Subang Regency and Sumedang Regency was not a monument, gate and the like, but it was a small bridge on the Cikaramas river.

In conclusion, up to now the Sumedang - Subang border has not been built or has not yet been equipped with a district boundary monument, even though its location is on a provincial road that means it is passed by many people with various purposes, in other words it is a window of the Sumedang Regency.

Reportedly the village has repeatedly submitted an application to the Sumedang District Government to build a boundary monument like a boundary monument between Regencies, reading "Welcome" and others, but unfortunately this has not been realized.

Update: Now the border of Sumedang Regency - Subang Regency already has a pillar or border gate across the bridge that goes into the Subang Regency

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar