Skip to main content
Insomnia Notes

follow us

Jembatan Cincin, Warisan Yang Terlupakan


Jembatan Cincin di Desa Hegarmanah

Jembatan Cincin, ya, jembatan inilah yang menjadi salah satu landmark Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang. Mengutip dari Wikipedia, Jembatan ini pada awalnya dibangun oleh Staat Spoorwagen Verenidge Spoorwegbedrijf, sebuah perusahaan kereta api milik Belanda pada tahun 1918. Pada saat itu, jembatan ini berfungsi sebagai salah satu jalur kereta api yang menghubungkan daerah Rancaekek dan Tanjungsari. Kereta ini menjadi penunjang lancarnya perkebunan karet di Jawa Barat, dan menurut kabar dari warga sekitar yang sudah lama tinggal di tempat tersebut, Jembatan Cincin ini hanya beroperasi semenjak tahun 1918 hingga tahun 1942.

Tahun 1942 menjadi terakhir kalinya Jembatan Cincin ini dioperasikan, karena semenjak kedatangan tentara Jepang ke Indonesia Jembatan ini sudah tidak pernah lagi dipakai dan diambil alih oleh Jepang, tiang dan besi-besinya pun dibongkar.

Melihat dari sisi sejarah, tentunya keberadaan Jembatan Cincin sangat penting sebagai warisan sejarah bangsa Indonesia pada umumnya dan kabupaten Sumedang pada khususnya, pemerintah setempat wajib melindungi serta melestarikan peninggalan sejarah tersebut sebagai jatidiri dan identitas Kabupaten Sumedang. Keadaan Jembatan Cincin sekarang tidak jauh berbeda dengan apa yang terlihat difoto yang admin posting di atas, Jembatan Cincin yang megah tampak tidak terawat.

Admin mengambil foto jembatan Cincin ini dari arah kampus Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) Universitas Padjadjaran, Jatinangor Kabupaten Sumedang. Mudah-mudahan kedepannya Pemerintah Daerah setempat bisa lebih memperhatikan warisan-warisan sejarah seperti Jembatan Cincin ini di Kabupaten Sumedang, agar generasi mendatang tetap bisa menikmati keindahan serta kemegahannya di masa yang akan datang. Oh ya, Jembatan Cincin ini tempatnya tidak begitu jauh dari landmark Kecamatan Jatinangor lainnya yaitu Menara Loji.


Note : Di domain blog saya yang sebelumnya (www.wewengkonsumedang.com), artikel ini diterbitkan dalam judul "Jembatan Cincin, Warisan Yang Terlupakan" dengan url sebagai berikut ; "http://www.wewengkonsumedang.com/2012/11/jembatan-cincin.html"

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar