Skip to main content
Insomnia Notes

follow us

Hindari Hal Berikut Ketika Wawancara Kerja



Sesi wawancara atau interview bisa dikatakan jadi hal paling penting, dalam proses pencarian kerja. Bagaimana tidak, para pencari kerja yang sedang sangat-sangat butuh kerjaan bahkan seringnya berdoa seperti ini ketika sudah apply lamaran ke beberapa perusahaan; “Ya Allah, saya mohon, minimal dapat panggilan interview dulu saja ya Allah,” ya kan? Ngaku deh.

Ya, tak heran. Karena dengan sudah dipanggilnya kita untuk interview, berarti kita sudah lolos tersaring secara administrasi, tinggal 60-50% lagi untuk diterima kerja! Setelah itu, tinggal pintar-pintarnya saja nanti kita bagaimana bersilat lidah untuk meyakinkan HRD, untuk merekrut kita. Karena sudah setengah jalan, dan tinggal satu step lagi, beberapa dari kita yakin akan bisa melewati sesi ini dengan mudah.

Namun sebagaimana jika kita akan melewati satu hal yang kita anggap tinggal sedikit lagi, hampir gol, seringkali kita lengah dan kurang waspada, termasuk didalamnya sesi wawancara kerja ini. Padahal sayang kan, kalau kita sudah sampai dapat panggilan interview tapi gagal mendapat pekerjaan karena kelengahan kita sendiri?

Nah, berikut adalah beberapa hal yang harus dihindari ketika interview atau wawancara kerja, supaya kita terlihat cekatan, semangat, cerdas, dan membuat HRD tergoda untuk menjatuhkan pilihan untuk merekrut kita ;

1. Berpakaian alakadarnya atau tidak rapi

Apa yang pertama kali kita lihat ketika bertemu orang? Tentu penampilannya, kan? “Tapi kan aku sukanya tampil apa adanya? Jadi diriku sendiri,” Nah, ketika melamar kerja lebih baik kita buang jauh-jauh deh pola pikir seperti itu. Karena walau bagaimanapun kerapihan berpakaian merupakan hal paling penting dan menunjang penampilan kita kedepannya, supaya terlihat percaya diri, meyakinkan, dan terlihat memiliki persiapan yang matang.

2. Ekspresi wajah lesu

Kadang karena kelelahan di perjalanan, kita jadi tidak konsen dan lengah akan hal ini. Kita “menggugu” rasa lelah itu dan membawanya sampai ke meja HRD. Duh, kalau sudah begitu, alamat bakal tamat kita dalam sesi interview. Dia yang menginterview kita pun tentunya tak akan bisa melihat kelebihan kita jika ketika proses interview kita tampak lelah, tidak fresh. Mulai dari mata mengantuk, sembab, banyak garuk tak tentu, mengerutkan kening, menggigit bibir, menguap, semua itu akan menjadikan kita terlihat tidak siap dan tidak semangat dalam mencari kerja.

3. Gugup atau gelisah

Wajar ketika akan interview kita merasa gugup atau gelisah, apalagi jika ini adalah pengalaman pertama kali, ya kan? Tapi baiknya, kita harus segera mengusir atau mengubur rasa yang mengganggu itu, ketika proses interview. Posisi tubuh yang berubah-ubah karena gugup dan gelisah akan menghasilkan gimic yang kurang baik pula. Pandangan juga jadi akan ikut terlempar kesana kemari, ke jam dinding, ke pintu. Ini membuat kita terlihat tidak tenang, tidak focus.

4. Tidak focus menatap mata

Nah, yang ini masih nyambung dengan yang sebelumnya. Kalau kita gugup dan gelisah, pasti kita pun jadi tidak bisa menjaga kontak mata, tidak bisa focus dengan perekrut. Bisa jadi kita malah jadi lebih banyak berbicara dengan meja ketimbang dengan orang di hadapan, lebih banyak melirik pintu, jam dinding. Kita yang seringkali mengalihkan kontak mata akan terkesan takut dan membuat komunikasi jadi tidak efektif.

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar