Skip to main content
Insomnia Notes

follow us

Berbuat khilaf adalah sifat. Meminta maaf adalah kewajiban. Dan kembalinya Fitrah adalah tujuan. Saya, admin blog Insomnia Notes MEMOHON MAAF LAHIR DAN BATHIN. Minal Aidin Wal Faidzin Taqabalallahu minnaa wa minkum. Selamat hari raya Idul Fitri, 1 Syawal 1440 H.

×

Tanaman Darat Untuk Aquascape, Melati Air

“Melatiii…melatiii, harum dan mewangi. Berseri…berseriii, di setiap hari…” Yeh malah nyanyi, hehe. Selamat pagi siang sore malam sahabat semua, khususnya para aquascaper sekalian, lebih khususnya lagi bagi para aquascaper yang masih suka coba-coba mengaplikasikan tanaman darat di aquascapenya.

Ya, pada artikel kali ini saya akan coba mengulas lagi salah satu tanaman darat yang bisa digunakan atau diaplikasikan dalam aquascape, melati air namanya. Sebentar, hanya karena namanya melati air bukan berarti pohon melati ini hidup di air lho ya! Tanaman ini hidup di darat, adapun kata “air” ditambahkan mungkin karena ia bisa hidup di tanah/tempat yang tergenang, bahkan ia memang suka untuk hidup di tanah yang tergenang atau water addict. Tapi kalaupun tanahnya kering, ia masih tetap bisa hidup, bandel dan kuat banget ini tanamannya.

Bunga Melati Air (img by bukalapak.com)

Bunga Melati Air yang mempunyai nama latin Echinodorus Paleafolius ini bunganya memang sangat mirip dengan bunga melati, berbentuk putih kecil dengan kelopak dan bunga-bunga yang bergerombol. Dulu di sekitaran rumah saya ada banyak sekali bunga ini, tapi sekarang sudah tidak ada lagi, jadi saya pinjam pict dari sumber lain untuk ilustrasi di post ini.

Nah, dulu waktu masih banyak pohon melati air di sekitaran rumah, saya pernah beberapa kali coba mengaplikasikan pohon berdaun oval bulat ini pada aquascape, hasilnya, sukses! Hebat, tanaman melati air ini sama sekali tak mati ketika ditanam rendam dalam air, bahkan ketika hal itu dilakukan tanpa proses pengadaptasian sebelumnya, dari emersed ke submersed.

Secara fisik, tanaman ini langsung berubah secara berangsur ketika kita coba meletakkannya di dalam aquascape. Dimana batang dan daunnya yang kasar kaku juga sedikit berbulu di fase tanaman darat, akan sedikit melemas ketika ia sudah terendam beberapa hari. Lapisan lilin di muka daunnya juga sepertinya perlahan menghilang karena ia akan terlihat menyatu dengan air, seperti tanaman air lainnya.

Oh ya, kalau mau coba mengaplikasikan melati air ini di aquascape, pilihnya yang masih anakan ya, jangan yang indukan atau dewasa. Melati air yang sudah dewasa kan gede banget itu tanamannya! Gak akan muat di tank, hehe. Dan karena yang dipilih adalah anakannya, ya otomatis pasti tidak memiliki bunga. Jadi jangan harap ada bunga-bunga melati bermekaran di aquascape sobat. Anakan melati air ini bisa kita dapatkan persis di sulur-sulur bunga nya. Seperti bisa dilihat dalam pict di atas.

Setelah dikondisi tanam kan ke submersed, dalam beberapa hari akar anakan melati air akan merambat dan menancap kuat di gravel atau pasir malang yang kita gunakan untuk dasar aquascape. Dan, melati air ini akan menumbuhkan daun baru yang bisa tumbuh dengan cepat.

Sayangnya nih, yang saya kurang suka ketika menggunakan melati air ini di aquascape adalah, ia tidak tumbuh ke samping, tapi ke atas…nah loh, maksudnya gimana? Orang tumbuh kan bener ke atas ya, bukan ke samping! Lah kok jadi jadi kayak iklan ya :D

Jadi maksudnya gini, jadi ketika ditanam di dalam air (aquascape), dia ternyata tumbuhnya tetap mengejar bentuk emersed, bentuk tanaman darat. Daun-daun yang semula sudah ada ketika mulai ditanam, memang tidak mati, tapi dia juga tidak tumbuh. Misal jika saat tanam daunnya ada enam lembar sebesar lingkar sendok obat, ya segitu aja terus, tidak akan bertambah dan juga tidak berkurang. Kalau hanya sampai di situ, itu justru bagus kan, melati air ini kesannya bakal jadi seperti tanaman air yang lambat tumbuh dan bikin layout aquascape awet plus minim trimming.

Nah, lalu apa yang membuat saya kurang sreg menggunakan tanaman ini di aquascape walaupun dia bandel dan tak mudah mati? Karena selanjutnya, yang bikin rusak pemandangan menurut saya adalah, tunas daun barunya! Ya, karena dia akan terus tumbuh ngacir ke atas, menembus permukaan air. Bukan hanya satu, tapi dua, tiga, bahkan empat tunas daun baru bisa tumbuh sekaligus dengan kondisi demikian.

Kalau sudah begitu, kalau tunas barunya sudah ngacir ke atas, daun melati air ini akan terlihat tidak kompak, baik dengan daun melati air yang sudah ada sebelumnya (awal tanam) maupun dengan ekosistem sekitarnya. Apalagi, ukuran anakan melati air ini cocoknya ditempatkan di daerah midground atau tengah. Jadi gak indah kan, kalau tanaman di tengah aquascape tumbuh ngacir ke atas bak sapu lidi?

Nah, mungkin cukup sekian ulasan mengenai tanaman darat yang bisa dipakai untuk aquascape, melati air ini. Bagaimana, tertarik untuk mencoba mengaplikasikan melati air ini di aquascape, sobat?

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar