Skip to main content
Insomnia Notes

follow us

Jenis-jenis Ikan Botia

Ikan Botia
Ikan Botia
Bagi sobat yang gemar memelihara ikan hias pasti sudah kenal dengan ikan hias yang satu ini, bentuknya yang pipih dengan corak-corak tertentu menambah kesan anggun ketika mempertontonkan kegesitannya meliuk-liuk di dalam air.

Ikan ini adalah ikan botia, ikan yang biasa dipilih oleh para aquascaper untuk mempercantik tampilan aquascapenya. Kenapa demikian? Karena selain cantik ikan ini juga mempunyai manfaat tersendiri dalam perawatan aquascape yang notabene dipenuhi oleh tanaman air, dimana ikan botia ini mempunyai peran sebagai pembersih sisa-sisa pelet/makanan ikan yang mengendap di dasar aquarium. Sifatnya yang gemar mengaduk-aduk substrat di dasar aquarium untuk mencari makanan menjadi pilihan yang pas untuk menjaga kebersihan aquascape (taman air) dan juga memperindah tampilannya.

Dipasar/toko ikan hias terdapat macam-macam jenis ikan botia, artikel ini mungkin sebagai catatan mengenai jenis-jenis ikan botia tersebut karena saya sangat suka memelihara ikan hias yang satu ini. Berikut adalah jenis-jenis ikan botia yang bisa dipakai sebagai ikan penghias aquarium/aquascape sobat semua :

Botia Macracanthus
Botia Macracanthus
1. Botia Macracanthus/Botia Sumatra
Spesies ikan botia yang pertama adalah yang berasal dari negeri kita sendiri, adalah Botia Macracanthus namanya. Ikan botia jenis ini adalah yang paling sering saya pelihara, kalau misal mati ya beli lagi, mati lagi beli lagi, mati lagi beli lagi...terus saja begitu karena rasanya tak bosan-bosan memelihara ikan ini, warna maupun bentuknya sangat unik dan lucu! Dan memang katanya botia jenis ini merupakan spesies yang mempunyai warna paling indah.

Warna dasar ikan ini berwarna kuning keemasan dan terdapat dua sampai tiga lingkar warna hitam membalut tubuhnya, kalau dilihat sekilas seperti menyerupai pita yang melingkari tubuhnya sampai ke sirip atas dan pangkal ekor, pita hitam paling depan melingkar melewati mata. Spesies ini hanya terdapat di Indonesia yaitu di Sumatera dan Kalimantan atau biasa disebut dengan spesies endemik Indonesia. IIndonesia patut berbangga hati memiliki ikan ini, keindahannya menjadi komoditi andalan untuk diekspor karena banyak penggemar ikan hias mancanegara yang sangat menyukainya.

Namun konon katanya, hal tersebut juga berdampak negatif terhadap keberlangsungan ikan ini d ialam bebas, karena dengan banyak peminat otomatis ikan ini dieksploitasi habis-habisan dari alam. Mengingat keberadannya di habitatnya sudah semakin terancam, katanya sekarang sudah tidak boleh lagi menangkap ikan ini dialam bebas, dan untuk keperluan ekspor ataupun dijual di dalam negeri harus dari hasil anakan dari ikan botia yang telah ditangkarkan, agar keberadannya di alam bebas bisa tetap lestari.

Botia Kubotai/Botia Myanmar
Botia Kubotai/Botia Myanmar
2. Botia Kubotai/Botia Myanmar
Botia Kubotai ini sering juga disebut dengan Angelicus Loach, ikan ini habitat asalnya berada di sungai-sungai di daerah Burma/Myanmar. Ikan ini tumbuh maksimalnya tidak terlalu besar, ukuran dewasa dapat tumbuh sampai dengan  13 cm.

Botia jenis ini sama dengan botia jenis lainnya memiliki bentuk tubuh yang khas, bentuk tubuhnya yang memanjang dengan punggung yang agak melengkung, bentuk kepalanya meruncing kedepan dan agak menekuk ke bawah di bagian ujung, mulutnya berada diujung moncongnya menekuk ke arah bawah untuk memudahkan mencari makanan di dasar air. Mulutnya tersebut dikelilingi oleh beberapa duri yang berfungsi untuk mencari makanan berbentuk substrat. Botia jenis ini mempunyai warna tubuh cokelat dan putih (kadang keemasan). 

Botia Reversa
3. Botia Reversa
Ikan botia jenis ini berwarna dasar abu – abu atau kecoklatan, dimana ditubuhnya tersebut terdapat kira-kira 12 pita tegak berwarna hitam dari kepala sampai ke kaki. Pita dengan warna yang gelap cenderung lebih lebar daripada warna pita yang pucat/abu-abu. Spesies ini banyak ditemukan di sungai – sungai di dataran tinggi di di daerah Sumatra, Kalimantan, dan Jawa. Bagian ke ujung sirip dan ekornya berwarna kuning.

Sama seperti ikan jenis botia lainnya ikan ini termasuk ikan pendamai dan kadang saling berkelompok dengan yang lainnya. Ia sering pula bersembunyi diantara bebatuan atau kadang menelusup bersembunyi dibawah pasir.

Botia Macan (Syncrossus hymenophysa)
Botia Macan 
4. Botia Tiger Loach/Botia Macan 
Botia jenis ini sering juga disebut dengan Tiger Loach (Syncrossus hymenophysa) karena terdapat garis-garis menyerupai loreng disekujur tubuhnya yang berwarna keperakan. Ia dapat tumbuh relatif lebih besar dari jenis lain kira sampai ukura 25cm. Penyebaran habitat alamnya terdapat di Indonesia yaitu di Sumatra dan Kalimantan, dan juga di negara Malaysia.

Botia macan ini termasuk ikan pendamai, di alam liar ia merupakan pemakan berbagai hewan kecil yang terdapat di dasar sungai/danau. Ikan ini sangat senang berada di dasar air untuk mengaduk-aduk substrat guna mencari makanan. Untuk pertahanan dirinya, dengan bentuk tubuhnya yang pipih memanjang dialam liar dia sering bersembunyi diantara bebatuan dan membenamkan dirinya dipasir

Botia Morleti Botia Morleti (Yasuhikotakia morleti)
Botia Morleti 
5. Botia Morleti  
Botia Morleti (Yasuhikotakia morleti) ini habitat aslinya terdapat di sungai Mekong, Chao Phraya dan sekitar perairan Thailand, ia termasuk ikan yang berukuran kecil, panjang tubuhnya hanya dapat tumbuh sampai ukuran 10 cm, ia menjadi jenis yang paling kecil diantara botia botia lainnya.

Sama dengan jenis botia lainnya ia mempunyai mulut lancip dan mempunyai duri yang dapat membuka dan menutup dibagian rahang sampingnya untuk mencari makanan di dasar air. Ciri tubuhnya adalah ia berwarna abu-abu keperakan diselutuh tubuhnya, lalu dibagian dekat pangkal ekor empunyai corak vertikal hitam tebal.

Botia Lohachata
6. Botia Lohachata/Botia India
Botia jenis ini dikenal di dunia ikan hias dengan nama Reticulate Loach yang berasal dari India, ia dapat tumbuh sampai panjang 15 cm dengan mulut lancip dan mempunyai duri yang dapat membuka dan menutup di bagian rahang sampingnya untuk mencari makan didasar air.

Warna dasar tubuhnya berwarna putih perak dengan pita belang tidak beraturan seperti corak batik. Saya sendiri senang memelihara botia jenis ini karena motifnya ini, membuatnya jadi terkesan unik ketika berenang-renang di dalam aquarium. 

Botia Berdmorei
Botia Berdmorei
7. Botia Berdmorei
Botia Berdmorei atau Syncrossus berdmorei ini merupakan ikan botia yang berasal dari Thailand, tepatnya dari sungai Hathayaw/Suriva provinsi Tak, dan juga ditemukan di Myanmar dan India. Habitat aslinya berupa sungai berarus pelan, teduh, jernih, kandungan oksigen baik, substrat campuran antara pasir dan batu, dan banyak terdapat potongan kayu atau daun.

Botia jenis ini mempunyai beberapa nama lain seperti Tiger Botia, Blyth’s Loach, Berdmore’s loach, dan Burmese Peppered Firetail Botia. Jika sudah dewasa ikan ini mempunyai warna yang cukup menarik, dengan warna dasar orange kemerahan dan banyak strip vertikal berwarna abu-abu dari belakang kepala sampai pangkal ekor, selain itu bintik hitam juga menyelimuti tubuhnya termasuk pada sirip punggung dan ekor.

Semua sirip dan ekor berwarna kemerahan yang menyerupai warna api. Dan dengan warnanya yang terkesan sangar ini ternyata sifatnya juga memang sangar, tidak seperti kebanyakan ikan botia yang pendamai justru ikan ini cenderung karnivora dan senang menyerang ikan lain.

Botia Striata
Botia Striata
8. Botia Striata
Nah kalau botia yang satu ini saya belum menemukan keterangannya sedikitpun di dunia maya Indonesia namun saya coba translate dari iucnredlist.org mungkin kira-kira begini keterangannya (maaf jika ada kesalahan).

Ikan botia dengan garis-garis yang sangat indah ini merupakan hewan endemik dari Ghats Barat India, tercatat ia berasal dari dari daerah Tunga dan Bhadra sungai Karnataka dan juga sungai Panchaganga dan sungai Koyna dari Maharashtra.

Botia Striata ini sangat suka dengan karakter-karakter air sungai pegunungan yang bersih, jernih, kaya oksigen, dasar berpasir dan mengalir melewati/diantara tumbuhan, karena keadaan tersebut akan mempermudahnya dalam mencari makanan di dasar sungai. Habitat ini terancam karena aktivitas alam seperti sedimentasi dan polusi dari gunung-gungung yang masih aktif seperti di di Ghats Barat Maharashtra.

Sebetulnya selain spesies-spesies ikan botia diatas masih banyak lagi jenis ikan botia yang lainnya, mungkin akan saya catat dilain kesempatan.

Source : aquaportail.com -  ukmjambi.blogspot.com  - ksaundip.blogspot.com  - pondokair.comferboes.comzafact.blogspot.com - id.wikipedia.org

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar