Cangkang Telur Atasi Hama Keong

Baca Juga

Cangkang Telur (kioopo.com)
Keong, binatang berlendir yang selalu membawa rumahnya kemanapun ini bisa ada di mana saja, mulai dari halaman rumah, sampai kamar mandi. Dia sangat suka sekali tempat-tempat yang lembab. Ya, itu karena udara lembab memudahkan gerak tubuhnya yang diselimuti lendir. Itu pula yang seringkali kita lihat sebagai jejaknya (bekas lendir yang mengering).

Binatang ini terlihat lamban dalam bergerak, seperti keberatan membawa rumahnya. Tapi, jangan sepelekan gerakannya yang lamban, karena bagi tanaman, ia sangat berbahaya, dikenal sebagai hama yang merusak. Jangankan pada pohon konsumsi yang sudah besar, yang masih berupa benih pun, bisa habis mereka santap.

Terkait bahaya keong pada benih atau bibit tanaman ini, mungkin sobat juga pernah merasa kesal karena bibit tomat atau cabai yang baru saja tumbuh habis dimakan keong? tidak tanggung-tanggng, seringnya keong memakan habis bibit yang baru saja tumbuh tersebut, bukan begitu? Tidak mengherankan, bibit tomat atau cabai memang seringkali menjadi incaran keong lantaran teksturnya yang lembut.

Ada cara praktis untuk menyelematkan bibit-bibit tersebut, berikut cara praktis mengatasi hama keong pada bibit tanaman ;
  • ambil cangkang telur dan remas hingga hancur (remas dengan memakai kantong plastik agar tangan tdk terluka)
  • taburkan remah cangkang itu di sekitar area pembibitan, dan mengelilingi area pembibitan
Dengan cara sederhana tersebut, keong akan kesulitan melewati area pembibitan karena langkahnya terhalang dan badan keong akan tertusuk cangkang. Ya, tekstur kulitnya yang lembut lembab menjadikannya sensitif bukan hanya pada garam, tapi juga pada sudut yang tajam walau itu hanya remahan cangkang telur.

Sederhana bukan caranya? Selain itu, ketika lapuk nantinya cangkang telur juga akan menambah kalsium dalam tanah. Satu kali mendayung, dua pulau terlampaui, kita akan mendapat manfaat ganda dari cangkang telur ini.

No comments:

Post a Comment