Tanjakan Cinta, Jatuh Cinta? Atau Bangun Cinta??

Baca Juga

Tanjakan Cinta Jatinangor
Tanjakan Cinta, Universitas Padjadjaran
Tanjakan cinta, tentu ini bukan Tanjakan Cinta yang ada di Semeru dekat Ranu Kumbolo, Tanjakan Cinta yang ini berada di Kampus Universitas Padjadjaran, Jatinangor, Kabupaten Sumedang. Entah darimana nama Tanjakan Cinta ini berasal dan darimana pula karuhun-karuhun (sesepuh) mahasiswa disini dulu mendapatkan ide nama tersebut untuk tempat ini. Tanjakan Cinta ini adalah persimpangan dari arah gerbang baru menuju arah Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) serta fakultas-fakultas lain yang ada dibelakangnya. Universitas Padjadjaran ini berada di Kecamatan Jatinangor, dekat dengan perbatasan Kabupaten Sumedang dengan Kabupaten Bandung.

Tapi mungkin bukan tempat ini yang ingin admin ceritakan lebih mendalam, hanya meminjam nama atau istilahnya saja yaitu "Tanjakan Cinta". Untuk pertama kalinya admin mengambil tema tentang cinta di blog ini, walaupun sebenarnya admin kurang suka juga kalau membahas tentang cinta-cintaan karena biasanya hal ini sangat sensitif dan setiap orang mempunyai pandangan yang berbeda tentang cinta (terhadap lawan jenis) ini, walaupun intinya sama yaitu bermuara pada yang namanya kasih sayang.

Ketika fenomena tentang istilah "galau"  belakangan ini merebak dikalangan ABG dan anak-anak muda, admin tidak begitu peduli karena mungkin memang sudah bukan fasenya lagi, dan menganggap hal tersebut hanya istilah-istilah yang lebih ekspresif dari ABG sekarang saja.

Hal tersebut admin anggap biasa dan mungkin wajar terjadi pada mereka yang disatu sisi baru merasakan suka terhadap lawan jenis tapi disisi lain belum siap betul secara mental, dimana dorongan-dorongan rasa yang ada pada saat itu biasanya terasa begitu menggebu-gebu dan disaat yang sama mental dan pastinya juga material belum siap maka sering muncul gejala-gejala sikap yang lain dari biasanya yaitu "galau" tadi.

Mungkin "galau" nya ABG ini masih bisa dibilang wajar dan mungkin memang tidak bisa dihindari, karena memang bagian dari fase atau masanya mereka berkembang dan mengenal lawan jenis, tinggal tanggung jawab kita selaku orang tua, saudara, dan mereka yang lebih mengerti untuk mengarahkannya. Tapi bagaimana jika "galau" ini hinggap pada mereka yang sudah baligh, bahkan sudah mampu secara mental dan material untuk menikah?? nah mungkin yang seperti ini yang harusnya membuat kita prihatin. Dan hal itu juga yang membuat admin jadi terinspirasi menulis tentang hal ini, karena memang sekarang sepertinya itu banyak terjadi, contohnya pun tidak perlu kita cari jauh-jauh,, misal kita tengok saja akun facebook kita pasti kita jumpai status-status yang sudah terkena wabah galauisasi disana.

Jatuh cinta, semua orang pasti mengalaminya selaku manusia, tapi bangun cinta tentunya tak semua orang bisa dan hanya orang yang benar-benar seriuslah yang bisa melakukannya, karena prosesnya begitu panjang bahkan hingga tarikan nafas terakhir. Meminjam istilah "Tanjakan Cinta", cinta terhadap lawan jenis kalau memang benar-benar cinta maka perjalanan yang akan dilalui pasti akan menanjak dan penuh tantangan, kita semua tentunya paham akan hal itu, lalu apakah perjalanan yang penuh tantangan ini akan bisa dilalui hanya dengan jatuh cinta?? tentu tidak, kita harus mulai "bangun" cinta untuk mewujudkan semua dan menggapai keindahannya.

Kita lihat sejenak ciri-ciri orang yang sedang jatuh cinta dan bangun cinta diantaranya adalah;

1. Ciri-ciri orang yang sedang jatuh cinta diantaranya :
  • dihatinya hanya ada si dia
  • imajinasinya selalu dipenuhi tentang si dia
  • begitu senang jika berdekatan dengan dia, dan begitu bersedih jika berpisah
  • rela melakukan apa saja demi si dia, sering galau, dll
2. Ciri-ciri orang yang sedang bangun cinta diantaranya :
  • segera mempersiapkan diri baik secara ilmu dan materi untuk mewujudkan cintanya dalam sebuah ikatan yang sah,
  • imajinasi dan pikirannya adalah tentang keinginan kuat untuk bisa menghindari dosa terhadap lawan jenis yang tidak sah, yaitu dengan cara menikah
  • dengan niat yang tulus, rela mengorbankan kebebasannya dan menggantinya dengan sebuah ikatan dan keterikatan yang semata-mata hanya untuk beribadah kepada-Nya,
  • tidak ada kata galau, sedikit galau saja dia akan teringat kembali niatan awalnya dan itu justru  akan membuatnya lebih terpacu untuk segera mewujudkan niatannya tersebut, dll
Mungkin itu sedikit ciri perbedaan antara orang yang sedang jatuh cinta dan yang sedang berusaha bangun cinta, dan admin yakin masih banyak lagi ciri lainnya yang tidak mungkin dituliskan satu persatu...admin sendiri masih hijau dalam hal cinta-cintaan ini dan admin yakin sobat semua tentunya jauh lebih paham.

Dilihat cirinya secara sepintas saja tentunya sudah jauh berbeda orang yang hanya jatuh cinta dengan yang bangun cinta ini, sesuai kata "jatuh bangun", berarti bangun cinta ini adalah tahapan selanjutnya setelah jatuh cinta yaitu berusaha mewujudkan cinta itu dalam sebuah ikatan pernikahan sesegera mungkin jika dia memang sudah baligh (apalagi kalau sudah mampu secara material), karena sudah darisananya orang yang jatuh itu harus cepat bangun, kalau tidak mau bangun-bangun? tentu hanya membuat repot orang lain.

Kalau diperhatikan, dan pernah admin alami sendiri juga, kelihatannya kita yang mempunyai kekasih lebih banyak murungnya daripada cerianya ketika kita menjalani hubungan. Dan tampaknya rela menjalani hidup seperti itu selama berhari-hari, berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun, sedihnya, itupun belum tentu berjodoh sampai menikah dengan pasanganrnya, sungguh sangat disayangkan bukan??  rugi waktu, tenaga, pikiran, materi, dan lain-lain. Padahal kalau segera bangun cinta mungkin akan lain ceritanya, dan setelah menikah tentunya bangun cinta ini harus terus dijalankan secara kontinyu sampai tarikan nafas terakhir, kalau tidak, pasti pernikahannya juga berakhir.

Akhir kata, walaupun coretan admin ini tidak jelas ujung pangkalnya dan kurang tertata dengan baik juga alurnya, intinya pendek saja yaitu kalau sudah cukup umur sudah baligh  apalagi materi sudah cukup, lebih baik segera menikah sesuai anjuran Rasulullah SAW, tidak usah terlalu khawatir juga tentang kedepannya karena rezeki sudah Allah atur dan Dia tidak mungkin mendzalimi hambanya yang berusaha mentaati-Nya. Kalau memang seseorang yang dekat dengan sobat saat ini tidak serius dan tidak bisa diajak sesegera mungkin membangun cinta yang benar-benar diridhoi Allah, lebih baik tinggalkan dan segera cari yang baru, yang serius yang mau membangun cinta dengan sobat.

"Jika orang yang kamu cintai tidak menempatkanmu sebagai masa depannya, itulah saatnya kamu menempatkan dia sebagai masa lalumu,"

"Shalat 2 rakaat yang diamalkan orang yang sudah berkeluarga lebih baik, daripada 70 rakaat yang diamalkan oleh jejaka (atau perawan)” (HR. Ibnu Ady dalam kitab Al Kamil dari Abu Hurairah)

Sabda Rasululloh: ”Tiga orang yang memiliki hak atas Allah menolong mereka : seorang yang berjihad di jalan Allah, seorang budak (berada didalam perjanjian antara dirinya dengan tuannya) yang menginginkan penunaian dan seorang menikah yang ingin menjaga kehormatannya.” (HR. Ahmad, Tirmidzi, Ibnu Majah dan Hakim dari hadits Abu Hurairoh)

Note : di domain terdahulu (www.wewengkonsumedang.com), artikel ini dapat dijumpai dalam judul artikel "Tanjakan Cinta, Jatuh Cinta? Atau Bangun Cinta??" dengan link sebagai berikut ; "http://www.wewengkonsumedang.com/2013/10/tanjakan-cinta-jatuh-cinta-atau-bangun.html"

125 comments:

  1. Hehehehe...perasaan saya masih abegeh heheehe :D Kalau saya abegeh yang galau karena cinta tapi abegeh yang galau karena ga punya duit hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe maksudnya bukan galau karena cinta tapi karena ga punya duit kang heueheueheu

      Delete
    2. Kalo galau berarti sedang diazab tuhan. hehe ^^

      Delete
    3. galau biasanya datang di akhir bulan...

      Delete
    4. GALAU ngan itu yang biasa dirayain di bali itu kan?

      Delete
    5. @kang kompi : heheh sama kang akhir bulan kan memang paling bikin galau :))

      @semua : mari kita galau beramai-ramai hhehe

      Delete
    6. galau biasanya kalau malam minggu hujan

      Delete
  2. waktu pacaran yang terlihat yang indah2 saja, tapi semua akan terlihat setelah menjadi suami istri @-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. nah itu kang ucup, kalau udah nikah mah semuanyaaa baik jeleknya keliatan hehe

      Delete
    2. kang ucup spertiny bru mngalami sesuatuh dlm masa2 nikhny nih :)

      Delete
    3. hihi iya ya kang zeer, tapi WS juga sama dengan kang ucup kayaknya hehehe

      Delete
    4. @Mas Ucup Hahaha Bisa Aja Nih Mas Ucup :d

      Delete
  3. jatuh bangun cinta....wah kalo ini ga sangsi artikelnya, yang nulis kan sudah berpengalaman :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. berpengalaman naik turun tanjakan cinta

      Delete
    2. nah betul kata mbak khusna kang...berpengalaman naik turun tanjakan cinta, 6 taun disana hehehe

      Delete
  4. orang yang sedang bangun cinta, sudah bisa dipastikan dia lebih serius dan dewasa daripada orang yang jatuh cinta...betul tidak Kang?

    ReplyDelete
    Replies
    1. mungkin hampir kurang lebih begitu mbak hehehe

      Delete
    2. Apalagi kalo mau bercinta, bangunnya lebih serius lagi...
      *sambit panci

      Delete
    3. pura2 ga denger n ga baca ah b-(

      Delete
  5. bener kang biasanya memang akun facebook kebanyakan yang jadi tempat melampiaskan galauisasi hehehe..
    btw fotonya asik bener tuh kang tempatnya keren

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehe termasuk kita juga ya mas yang suka galau difacebook :o

      hee pemandangan kampus memang kurang lebih begitu mas, sayang ga ada gambar cewek2nya ya hehe

      Delete
  6. emangnya galau itu disebabkan karena masalah cinta-cintaan aja ya, tidak kan mas. obatnya berarti yang ada di tombo ati ada 5 ya mas

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mas, tapi galau di diartikel ini maksudnya galau yaang karena jatuh cinta hehe...
      iya mas setuju obat hati yang sesungguhnya ya yang 5 itu

      Delete
  7. Yah kalau Sudah saatnya langsung menikah dengan perantara di jodohkan juga tidak ada salahnya. Menikah karna Allah tidak perlu cita citaan, nanti bakal tumbuh kasih sayang di antara keduanya dan jika memang itu jodoh pasti terbaik dan berakibat baik dan semakin lama kasih sayang semakin tumbuh subur dan menjadi keluarga sakinah. Insya Alllah. (bangun cinta boleh diartikan membangun leluarga sakinah kagak ya?)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mas pastinya itu juga bangun cinta, membangun cinta yang sesungguhnya malah....WS juga cenderung setuju yang seperti itu, tanpa pacaran dll dulu dh kalau bisa

      Delete
  8. indahnya hidup memang akan sangat terasa ketika kita sudah ada di rumah, melihat senyum anak istri.
    Wahai pemuda, hanya ada dua pilihan yaitu menikahlah jika mampu dan berpuasalah jika belum merasa mampu. Tidak ada pilihan ketika. Enteng kan ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. nahhh itu ya mas pakies, mantap...
      langsung kena ke intinya hehe

      Delete
    2. ada alternatif ke 3 yang tidak kurang tercelanya dan akibatnya orangtua ngeluh karena sabun mandinya jadi boros

      Delete
  9. zamannya kang WS belum terkenal atau gk ada yang namanya "GALAU" haha :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. heheh iya kali kang, jamannya WS mah jamannya twenti nai may ejh (m)

      Delete
    2. tapi walaupun bukan zamannya, seenggaknya sekarang udah denger dan merasakan hehehe :D

      Delete
    3. kalau sekarang mah merasakannya hampir setiap hari kang hehehe

      Delete
  10. Sepertinya sdh pengalaman sekali mas wewengkon sumedang ini tentang masalah cinta, sehingga tahu ciri2 org yg jatuh cinta dan bangun cinta, hehehe x-)

    Tapi yg aneh siapa ya yg memberi nama jalan tanjakan cinta itu,,, mungkin dia adalah pakar cinta, hehehe :>)

    ReplyDelete
    Replies
    1. pengalaman diselingkuhi, disakiti, n diduakan ya mbak...sakiiiiit heehe..
      iya tuh namanya dapet ilham darimana ya tu karuhun2 mahasiswa disana :)

      Delete
  11. hehe.. jangan sampai galau karena cinta deh kang :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya kang, cuma bikin menderittttah ;( hehehe

      Delete
  12. Kalau saya sering galau bila tidak ada jaringan cinta eh jaringan internet maksud saya gan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. galau gara2 pengen cepet apdet aertikel ya cik hehe
      iya sih, kalau inspirasi lagi banyak2nya tiba2 gda jaringan, suka bikin uring2an :D

      Delete
  13. Facebook memang cocok untuk melampiaskan kegalauan ya mas. Tidak hanya cewek saja yang suka galau di Fb, tapi cowok juga banyak. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mbak cowok cewek pasti pernah bahkan sering galau dipesbuk, termasuk kita2 juga pasti pernah hehehe :o

      Delete
  14. lama ga buka fb nie gan... salam kenal aja gan

    ReplyDelete
  15. Asalkan itu tentang cinta, mau tanjakan mau jatuh tetap saja indah kan..?

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya kang, walaupun seringnya sih bikin nyesek hehe

      Delete
    2. Tapi kan tetep bisa menari walaupun diatas luka, hehe

      Delete
    3. palingan tarinya break heart ya kang, ato break dance ?? [-(

      Delete
    4. asal jangan nari terberak berak, hahaha...

      Delete
  16. Masa remaja dan ketika masih kuliah adalah masa yang paling indah. Mempunyai teman dekat, kekasih, atau pacar menjadi idaman banyak muda-mudi di dunia ini. Masa yang hendaknya dilalui dengan 'kehati-hatian' karena disitu 'banyak godaan dan jalannya licin'. Membangun masa depan yang gemilang bersama dengan orang-orang yang disayangi. Salam cemerlang!

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mas setuju sekali :) memang masa2 tersebut banyak sekali godaan
      salam cemerlang

      Delete
  17. Jadi inget waktu pacaran dulu, kalau udah urusan cinta yang lain jadi nomer 2 hehe...
    Btw bagus banget tamannya yah mas WS, memang cocok kalau dinamakan tanjakan cinta :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. tamannya begitu berbunga-bunga ya mas...sama kaya suasana hati yg lagi jatuh cinta hehee..
      iya mas

      Delete
  18. wah wah.. sudah lama saya tidak merasakan jatuh cinta lagi mas.. masih konsentrasi menata masa depan dulu deh mas.. ntr begitu dapet pacar langsung nikah saja deh. nggak mau main main lagi..

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mas, mantep tuh mending kayak gitu ya mas...daripada rugi waktu, tenaga, pikiran dll cuma buat pacaran ga serius :))

      Delete
  19. wah wah.. sudah lama saya tidak merasakan jatuh cinta lagi mas.. masih konsentrasi menata masa depan dulu deh mas.. ntr begitu dapet pacar langsung nikah saja deh. nggak mau main main lagi..

    ReplyDelete
  20. ;( no comment kalau soal cinta cintaan
    lagi gagal move on soalnya ;((

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah lagi ada yg patah hati ni kayaknya hehe, sabar sob...udah mending cepet nikah aja biar ga ngalamin patah hati lagi :))

      Delete
  21. jadi ngingetin masa dulu mas :d , dunia terasa punya berdua, yang lain ? ngontrak kali ya :o

    ReplyDelete
    Replies
    1. aahaha bener mas...suka ga peduli sama lingkungan n suasana sekitar, ga peduli yg lain pada ngeliatin, ngomel2, hujan, panas, dll, semua ga prdulii ya kayaknya :D

      Delete
  22. Kalau ini tanjakan cinta, didaerah Boku ada bukit cinta, kalau masalah galau sih, liat situasi sekarang dan sama kaya komentator2 diatas, boku kalau galau mesti pertengahan sampai akhir bulan..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bukit cinta tempatnya adem pula dan enak buat mancing ikan nila

      Delete
    2. @mas boku : akhir bulan nampaknya memang bikin galau semua orang ya hehe

      @mas djono : wah udah pada hapal bukit cinta ni kayaknya

      Delete
  23. selamat siang Sob,,,tidak ada salahnya Sob membahas tema tentang cinta dalam blog, saya sendiri kadang menulis hal yang berbau cinta dalam blog saya, saya malah kadang menulis Puisi puisi cinta Karya tangan saya sendiri di dalam blog saya...

    ReplyDelete
  24. artikel yang menyangkut soal CINTA emang kadang bikin sebel, apalagi buat yang Jomblo ngga abis-abis mah..huh bakal nyebelin banget.(tapi walaupun nyebelin, tapi isi artikelnya panjang dan mendalam tuh geuningan....;o)
    kenapa dikasih nama jalan cinta, karena banyak bunganya, coba kalau di pasang kandang kambing etawa misalnya gituh....pasti ngga bakal dikasih nama jalan cinta....coba pikirin deh.

    ReplyDelete
    Replies
    1. tapi dari semerbak wanginya mah sama kan kang bunga sama kambing ettawa heheh...
      ah yang penting apapun nama jalannnya dan kemanapun jalan2nya, oleh2nya tetap ubi cilembu ya kang

      Delete
  25. heheheh kalu aq bangun tidur aja mas xixixi

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau WS bagun2in orang tidur aja mas :-)

      Delete
  26. saya terkesan dengan tulisannya. juga hadits yang disitir. terutama yang kedua dari bawah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. terima kasih kang...
      iya kang, jadi sungguh sayang ya kalau ga cepet2 menikah

      Delete
    2. itulah kenapa saya cepetan menikah, hahai...

      Delete
  27. Ada yang bilang, kita harus mencintai, bukannya jatuh cinta. Sebab apapun yang jatuh, biasanya akan hancur.
    #komen GJ

    ReplyDelete
    Replies
    1. pecah hancur berkeping2 dan tak berbentuk lagi ya mbak niken ;(

      Delete
  28. cinta kepada Allah dan Rasulullah saja mas, tapi sulit ya, hanya kedua cinta itu yang membuat bahagia, lainnya paling bahagia satu menit 1 tahun 59 menitnya murung terus mas, hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya ya mas sulit untuk cinta pada Allah dan rasulNya tok, pasti banyak godaannya selama kita masih hidup...tapi kalau istiqomah n tetap berusaha semaksimal mungkin pasti bisa y mas, demi mencapai kebahagiaan yang sesungguhnya

      Delete
    2. betul mas, kebahagiannya rasa nya lho lain mas, tidak seperti mencintai makhluk .mas ws pasti sudah merasakannya kan

      Delete
    3. kita semua pasti sudah merasakannya kan ya mas...cuma yaitu, iman naik turun jadi ya begitu, kadang eling kadang ga hehe...mungkin itu prosesnya yang berputar terus selama masih hidup...kewajiban kita kan berusaha terus ya mas untuk mencapai kebahagiaan itu

      Delete
    4. perlu tanjakan cinta nih mas, biar bisa menuju puncaknya tapi kalau nanjak kan susah banyak rintangan, terutama mengeluh

      Delete
    5. iya ya mas, neluh cape ngeluh haus dll hehe...tapi mari kita berusaha terus biar sampe puncak

      Delete
  29. Jatuh cinta, memang berjuta rasanya... :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. dan mungkin bermilyar-milyar juga ya mas rasanya :))

      Delete
  30. waktu pacaran memang selalu indah.. tapi lebih indah setelah nikahan sambil pacaran

    ReplyDelete
  31. Replies
    1. iya mang, ganti...tapi alamat yg lama di redirect ke alamat ini ko

      Delete
  32. Pantes Saja Dinamakan Tanjakan Jatuh Cinta Beuhhh Tempattnya Keren Sangatt Sangatt Cocok Buat Pacaran ckckckck :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. tapi dilewati banyak kendaraan mas hehehe

      Delete
    2. yaaahh Kirain Sepi ckckck :-t :-s

      Delete
    3. hehehe jadinya gak bisa dipakai mojok ya mas (m)

      Delete
  33. begitulah deritanya cinta mas,,,,

    harus d dasari dg iman,,,
    agar tidak terbablas

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya ya mbak biar ga kebablasan n masih punya rem :)

      Delete
  34. Salam kenal sebelum Kang..simkuring kanggo urang Sumedang
    Ijin simak artikel, nya Kang sae tentang Cinta mungkin suatu
    Masa-masa yang indah yah Kang, jika teringat Mas Cinta..
    Nice artikel na salam sukses,.

    ReplyDelete
    Replies
    1. salam kenal juga sob...iya silahkan sob, terima kasih :)

      Delete
  35. nyimakwe ah, sayamah masalah etamah pasrahkenwe ka rang sumedang, salam sehat.

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehehe meni kitu ah kang, jadi malu *bari nyumput. salam sehat juga kang

      Delete
  36. mampir deui kang, ternyata tos gentos domain kang, semoga makin sukses.... $-)

    ReplyDelete
  37. menikahlah jalan terbaik baik tuk memadu kasih.., selain halal dia jg trmasuk ibadah.., insya Allah sy pun ingin banget segera menikah! :o

    ReplyDelete
  38. begitulah cinta, deritanya tiada akhir.....
    jdi kya' patcay dech... @-)

    ReplyDelete
  39. selanjutnya bahas cinta2an lagi aja ya :p

    e gak juga sih, kan kapan ahri ada cerita sejarah yang ngebahas tentang cinta juga disini, hayoow!!

    kayaknya cinta itu beda tipis sama benci ya... liat aja itu ciri2nya, sama kayak ciri2 orang yang lagi benci :D kalo tanjakan benci belom ada bangunannya ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. oh iya yang di sejarah hanjuang itu ya tentang kisah cinta Prabu Geusan Ulun sama Harisbaya hehe....memang beda tipis ya mbak kayaknya cinta dan benci itu, dinding pemisahnya tipiiiiis banget hehe :))

      Delete
  40. Asal jalannya bawa botol aja ya Kang. He,,,he,, he,,,,

    Salam wisata

    ReplyDelete
  41. bagus gan crita nya.. Kalo galu kan yang buat wadah air gan, yang di atas dispenser.. Wkwkwk
    thankz gan sudah berbagi. Salam sukses.. :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. galau itu percampuran air tawar dan air laut sob yaitu air galau hehehe..

      thx juga sob sudah mampir kesini, salam sukses juga :)

      Delete
  42. Kok masuk blog ini panas ya kang?
    Waaahhhh! pantesan...ada apinya dibawah ya @-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehehe iya kang blognya kebakaran ni susah padamnya :o

      Delete
  43. aduuhh....kalau masalah cinta, saya itu kok mirip-mirip dengan Jendral Tieng feng. Bukan wajahnya loh, tp jalan asmaranya... (h)

    ReplyDelete
    Replies
    1. heee...kisah cinta memang banyak yg menyakitkan ya sob...jadi mending cepet2 nikah saja kalau menuryt saya mah, daripada udah disakiti terus ditinggal...yah, rugi bangrt kan

      Delete
  44. Kalau saya sih lebih ke perasaan suka, jadi bisa menyukai setiap orang heheh ^^ jatuh cintanya nanti kalu udah nikah aja..

    ReplyDelete