Sawah Terasering

Baca Juga

Sawah Terasering
Pemandangan Sawah Terasering di Cadas Pangeran
Foto atau gambar diatas adalah pemandangan di salah satu sudut Jalan Cadas Pangeran, yaitu pemandangan berupa sawah terasering, sawah yang ber trap-trap atau bertingkat-tingkat. Kenapa sawah di Kabupaten Sumedang kebanyakan berupa trap-trap sengkedan yang bertingkat-tingkat? Tidak seperti daerah lumbung padi lainnya di Jawa Barat seperti Indramayu dan Cirebon, sawah-sawah di Kabupaten Sumedang  pada umumnya memang menggunakan sistem sawah seperti ini dikarenakan kondisi alamnya yang berbukit-bukit. Sawah yang rata membentang hanya dapat dijumpai di sebagian kecil daerah saja di Kabupaten Sumedang.

Sawahs van Pasehin de omgeving van Soemedang
(Sumber : KITLV)
Pangeran Soeriaatmadja atau Pangeran Mekah, adalah seorang tokoh masyarakat yang juga merupakan salah satu Bupati Sumedang di masa lalu yang mempopulerkan sistem pertanian seperti ini di Kabupaten Sumedang. Beliau adalah seorang ahli pertanian dan sangat mencintai pertanian, dengan kecintaannya terhadap pertanian tersebut beliau memikirkan bagaimana caranya agar pertanian di Kabupaten Sumedang bisa maju mengingat kondisi alam Sumedang yang berbukit-bukit dan rawan erosi jika lahannya dijadikan lahan pertanian, karena kebanyakan daerahnya berupa lahan miring.

Dengan membuat trap-trap bertingkat atau sengkedan seperti inilah maka kemungkinan erosi bisa lebih diminimalisir dan lahan berbukit yang ada bisa tetap dioptimalkan dengan ditanami padi. Pangeran Soeriaatmadja juga merupakan pendiri sekolah pertanian pertama di Indonesia, yang juga menerapkan wajib belajar untuk pertama kalinya.

Pemandangan Sawah di Cibeureum
Sawah Terasering di Cibeureum

Note : di domain terdahulu (www.wewengkonsumedang.com), artikel ini dapat dijumpai dalam judul artikel "Sawah Terasering" dengan link sebagai berikut ; "http://www.wewengkonsumedang.com/2013/10/sawah-terasering.html"

142 comments:

  1. pangerannya dari mekah ya mas?
    sejuk,seger,asri,,,, suka banget lihat pemandangannya,,,,,,

    sawah terasering cma ada di daerah tinggi ya mas

    ReplyDelete
    Replies
    1. disebut Pangeran Mekah karena meninggalnya di Mekah mbak bukan pangeran dari mekah :))

      iya mbak biasanya di tempat yang berbukit-bukit

      Delete
    2. berarti beliau sebelumnya ---- sewaktu masih hidup malah nggak ngalami dipanggil Pangeran Mekah ya?

      Delete
    3. iya mbak, selama hidupnya beliau nggak ngalami dipanggil dengan panggilan pangeran mekah :)

      Delete
    4. kalau di dataran rendah namanya orang miring mbak.

      Delete
    5. Hal sesuatu yang indah bisa di dataran tinggi, juga ada juga di dataran yang
      Datar, bahkan di pantai,. pemandangan artikel Kang WS Memang Asli kota
      Jawa Barat yang Indah dan ASRI,

      Delete
    6. @ membuat orang miring mungkin mas pakies :))

      @ iya mas karrysta setuju sekali, pada dasarnya semua pemandangan alam pasti Indah ya

      Delete
  2. wah blog nya hade euy kang :D
    salam kenal ti blogger ciamis

    ReplyDelete
  3. wah keren gan, templatenya mantab!
    - salam damai

    ReplyDelete
    Replies
    1. terima kasih sob...salam damai juga

      Delete
    2. Damai berarti ngajengjehe ya kang hehe...

      Delete
    3. setelah ngajengjehe kemudian ngabaheuhay ya kang hehehe (b)

      Delete
    4. geleng-geleng jidat...eh, ga bisa ya :))

      Delete
  4. waktu kecil paling takjub sama pemandangan begini. setelah mengetahui lebih dalam,makin takjub lagi d enganterasering..

    ReplyDelete
  5. Salam Kang Wewengkon, kunjungan sore yang indah, sambil melihat
    Artikel Akang nu Kacida endah na pamandangan alam terbuka, Pasawahan
    Tur paggunungan, nu ASRI, Ya Allah Kang, sae pisan mantak Betah nyaba na
    Hatur nuhun telah berbagi keindahan alami yah Kang, salam sukses

    ReplyDelete
    Replies
    1. hatur nuhun kang karrysta...duh WS sampai bingung mau jawab apa komennya hehe, terima kasih banyak, sami2 kang. Salam sukses juga

      Delete
  6. Sepertinya itu di pegunungan ya sob

    ReplyDelete
  7. Kapan saya bisa berwisata, main ke Sumedang yah Kang
    Insya Allah kapan-kapan Kang

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya atuh kang kapan2 main saja kesini, sok lah diantos :)

      Delete
    2. Insya Alloh Kang WS Kapan-kapan saya nyasar ke Kota Sumedang
      Pasti orang yang Pertama saya cari, pasti Kang WS deh..

      Delete
    3. Kang WS Foto nya aja dah keren Pasti yang Aslinya, Kasep pisan pokokna mah :))

      Delete
    4. hehe iya kang, kalau kesini kontak saja ya kang, kita kopdar kalau ada kesempatan :)

      duh jadi malu, terima kasih mas :)) aslinya mah lebih jelek dari fotonya hehe

      Delete
  8. Kirain cuma di bali kang, ternyata sawah-sawah seperti itu banyak ditemui di jawa barat ya kang...bagus keliatannya

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya kang di jawa barat juga banyak...di banten juga banyak kan kang ??

      lebih berkesan ya kang daripada sawah yang datar hehe

      Delete
  9. dikampung halaman saya juga pake sistem terasering, walaupun tak setinggi bukit gitu :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya kang pasti atuh ga beda jauh sama yang ditempat akang mah :)

      Delete
    2. haha... yap betul sekali kang :D

      Delete
  10. sawah terasering yang bikin bagus itu karena seperti tangga ya sob,,

    :>)

    ReplyDelete
    Replies
    1. jadi kelihatan lebih berseni ya sob ?? [-(

      Delete
  11. SAya selalu suka melihat foto2 sawah terasering, apa lagi melihat sawah aslinya ... segaaar ^_^

    ReplyDelete
  12. saya sebenernya mau follow tapi kok tidak bisa ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah kenapa tidak bisa mas ?? pasti bisa kok :)

      Delete
  13. wah keren mas.... dulu waktu saya ke lampung sempat ingin mengabadikan foto sawah terasering ini mas.. tapi sayang kamera hp saya tidak memadai untk mengambil pemandangan jarak jauh.. heheheh

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehe sama kalau begitu mas...tp untung WS lumayan bisa ambil foto sawah ini walau pakai HP jadul :))

      Delete
  14. Bagus bnget pemandangan-nya mas
    ;(( menuju ke lokasi
    hehehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. terima kasih mas...menuju lokasinya kok sambil nangis mas :p

      Delete
  15. di tempat saya sawah ditumbuhi rumah mas... =))

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama mas, banyak sawah yang dialih fungsikan ya ;(

      Delete
  16. sawah terasering ini juga banyak di sulawesi selatan sobat...tapi tidak semua daerah menerapkan sistem ini, padahal dengan terasering ini...sangat banyak manfaat yang bisa diperoleh...salam :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. sulawesi selatan juga daerahnya berbukit-bukit ya mas ??
      iya mas kebanyakan sawah begini katanya dipakai untuk sistem tumpang sari juga

      Delete
  17. Sampai kapan kiranya pertanian jadi mata pencaharian rakyat di negri ini? Profesi yg terus dijauhi

    ReplyDelete
    Replies
    1. pasti tetap ada kok mas, pasti ada regenerasi :)
      karena aneh juga nantinya ya kalau negara agraris tapi tidak ada petani

      Delete
  18. unik dan indah klo dilihat dr jauh.., dr dekat pun terlihat indah klo lagi hijau2x :)

    mf baru sempat mampir, tampakx bbrp domain lg gangguan, bbrp teman blogger jg demikian, blogx gk bs diakses...,

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya kah mas?? saya baru tau kalau lagi gangguan [-( karena dari kemarin lancar seperti biasa ko cuma memang rada lemot ;(

      iya mas memang indah klau dari jauh, tapi kalau dari dekat capek soalnya harus mendaki hehe

      Delete
  19. Pemandangan di sana indah2 Mas ya?
    sudah lama gak bertamasya lihat bukit seperti itu..

    ReplyDelete
    Replies
    1. pemandangannya sama saja seperti daerah lain ko mas :)

      ayo mas bertamasya, segarkan pikiran hehe

      Delete
  20. Tempatnya indah dan hijau nih Kang, apalagi di daerah daetran tinggi. Bial pagi tiba masih ada kabut dan harum yang khas dari daerah sawah dan pembakaran kayu untuk perapian. Hm..... jadi kangen saya.

    Salam

    ReplyDelete
    Replies
    1. harum khas tanah pesawahan memang selalu bikin kangen dan lamunan melayang kemana2 ya mas, apalagi sambil mendengarkan suara2 binatangnya...sayang tempat2 yang hijau ini sudah semakin berkurang

      Delete
  21. cantik sawah padi.. di tempat saya di malaysia sudah kurang sawah padi sekarang.. jika ada pun banyak di utara malaysia saja..

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya kak sama, disini pun sawah padi berkurang terus karena proyek-proyek pembangunan...sayang ya,

      Delete
  22. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
    Replies
    1. terima kasih sob :)

      kenapa tidak menggunakan url/openID saja sob biar praktis :)
      iya

      Delete
  23. Subhanallah Indahnya Sob Gambar Sawah Traserringnya, di depan rumah saya juga ada sawah yang modelnya Trasering tapi tidak se Indah di Sumedang...

    ReplyDelete
    Replies
    1. terima kasih kang...
      pasti sama indahnya ko kang :)

      Delete
  24. Pertanian kita jaman dululah yang pernah menjadikan negeri ini disebut "Negeri swasembada"...kenapa coba?

    ReplyDelete
    Replies
    1. tanya kenapa ?? yuk ah kang kita tanya sama2 :))

      Delete
  25. Kalau di Bali ini di daerah Ubud, Karang Asem...
    Kalau yang dkt dengan kantor saya ya di Cangguh...
    Saya senang suasana pedesaan karena dasarnya emang dari desa meski ga punya sawah :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. pemandangan dan udara desa memang meyegarkan ya mas :)

      Delete
  26. Sepertinya sekarang di masa ini kita sudah mulai berkurang melihat terasering dan pemandangan alam di pedesaan yang penuh dengan kehijauan tanaman padi. Padahal padi ini adalah makanan pokok bangsa Indonesia tercinta ini.
    Sedikit demi sedikit tetapi pasti lahan pertanian berubah menjadi perumahan...entah berapa puluh tahun lagi sepertinya sawah akan menjadi barang langka yah...???

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mas kebanyakan lahan pesawahan tergusur oleh pembangunan ya, entah sampai kapan berlangsung tapi mudah2an akan ada terus sawah seperti ini....
      kalau misal akan sawahnya akan digusur untuk pembangunan, harus ada lahan pengganti untuk menbuat sawah yang baru

      Delete
  27. sawah terasering ini memang bagus sekali untuk diterapkan pada lahan dengan kemiringan landai sampai curam. Selain bisa memudahkan untuk irigasi, juga bisa mencegah terjadinya tanah longsor dan erosi. Sehingga kualitas tanah di lahan tersebut bisa bagus. Informasi yang sangat menarik dan menambah wawasan utnuk kita semua. Terimakasih atas share nya ya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. terima kasih mbak atas tambahannya :)
      sama2 mbak :)

      Delete
    2. Tapi ada juga sebuah lereng bukit yang di buat terasering jadinya malah longsor, gimana tuh mas? hehe :D
      Padahal tujuannya bagus agar lahan tersebut bisa dimanfaatkan untuk areal sawah dan atau mungkin bangunan gedung :)

      Delete
    3. wah iyakah mbak ? :p

      mungkin tanahnya terlalu gembur, sengkedannya kurang kuat, lahannya terlalu curan, ato terlalu banyak kandungan air tanahnya gitu ya mbak? *maksa (m)

      WS juga kurang tau mbak kalau itu mah :)

      Delete
    4. Iya kayak di hambalang bogor itu lho. Sudah tahu lahan lereng nya curam dan juga tanah nya nggak bagus, malah di bangun gedung, akhirnya rusak dech gedung nya hehehe :D

      Delete
    5. horeee berarti WS bener ya mbak, karena lahannya terlalu curam juga bisa kan hehe (m)

      Delete
  28. udara di sana masih segar ya gan? beda dg dikota,skrng hampir disemua kota2 besar udaranya kena polusi semua

    ReplyDelete
    Replies
    1. untuk tempat2 tertentu bisa dibilang begitu sob

      Delete
  29. semoga ilmu pertanian yang ada di indonesia menjadi ladang amal bagi sang pangeran.

    ReplyDelete
  30. Sedih kang di kampung sayah mah (majalengka) makin sedikit petani
    anak petani jarang mau jadi petani lagi

    mudah2an ada progrm yang mensejahterakan petani biar masyarakat jadi termotifasi

    ReplyDelete
    Replies
    1. disini juga hampir sama seperti itu kang...
      setuju sekali dengan usulannya, agar regenarasi petani ini tetap terjaga juga ya kang

      Delete
  31. kalau melihat sawah begitu indah euy kang apalagi Pemandangan Sawah Terasering di Cadas Pangeran.

    ... asa hayang ka jaman ngora deui ehhehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehe sama mang, kalau WS pengennya ke jaman bocah...jaman ngurek belut disawah hehe

      Delete
  32. Pemandangan sawah terasering nya indah banget mas..

    ReplyDelete
  33. jadi inget lembur kang abdi mah pami nyarios sumedang teh , uyut linggih tisumedang kang .. simkuring turunan sumedang 100% asli :D wkwk .. sanes black market .. hehe , salam tepang oge nya kang .. ngiring ocon :D hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. salam tepang oge kang :))
      geningan asli sumedang kang dupi ayeuna linggih dimana ??

      hehe mangga kang dihaturanan pisan, jangan bosen2 mampir kesini y kang :)

      Delete
  34. Di daeran abdi ge seueur kang sawah mah,, mung teu endah siga kieu,,,
    :>)

    ReplyDelete
    Replies
    1. pasti sami wae kang...sadayana ge endah :)

      Delete
  35. Inget kemarin sy naik kereta lewat daerah Banjar kalo ndak salah..banyak pemandangan sawah dekat perbukitan yg bisa terilhat.. :)
    Baru tau kalo itu namanya sawah Terasering kang :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya kang namanya sawah terasering :))

      asik abis jalan2 ni kayanya ya :o

      Delete
  36. Inddahh as pemandanganya.,
    semoga dengan di terasering , jadi meminimalisisr longsor yah mas.,

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mas aamiin, memang itu salah satu tujuannya

      Delete
  37. wah keren mas sawahnya, teraseringnya juga hehe

    ReplyDelete
  38. sebetulnya pembuatan terasiring itu termasuk penemuan yang luar biasa ya mas, pemanfaat tanah perbukitan untuk mencegah erosi dan untuk memproduksi bahan makanan

    ReplyDelete
    Replies
    1. mungkin bisa dibilang begitu mas, supaya lahan yang ada bisa lebih produktif walaupun dalam keadaan kontur yang miring

      Delete
  39. mantap kang euy, pemandangana.... haturnuhun ah

    ReplyDelete
  40. Topografi berbukit seperti itu akan sangat beruntung jika ada aliran dan sumber mata air sehingga bisa dijadikan lahan sawah. Kalo ada sumber air sangat terbatas, teraseringnya dijadikan lahan bercocok tanam sayur mayur seperti kalo kita ke kawasan tengger menuju gunung Bromo. Topografi dan landscapenya menghasilkan pemandangan yang menakjubkan apalagi jika tanaman yang ada di dalamnya sejenis

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mas WS setuju sekali, terima kasih mas atas tambahannya :)

      Delete
  41. Sistem persawahan terasering ini sangat bagus, sehingga dengon kondisi alam yang berbukit para petani masih tetap bisa membuka lahan sawah. Selain itu sistem ini juga menghasilkan pemandangan yang indah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya bang, jadi lahan yang ada bisa lebih produktif walaupun kontur tanahnya miring...karena kalau tidak dibuat trap-trap atau terasering tentu lahan miring tersebut tidak akan maksimal jika digunakan...malah mungkin sulit untuk digunakan

      Delete
  42. emang keren nih mas sawah terasering :D kalo nggak salah saya dulu pas di bali banyak teraseringnya deh :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mas kalau dibali memang buanyak :)
      makasih mas

      Delete
  43. Indah banget pemandangan Sawah Teraseringnya yah mas WS, terasa sejuk di mata :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mas apalagi kalau berada dilokasinya langsung...bikin ngantuk hehehe

      Delete
  44. itu pertanda bahwa. orang jaman dulu sudah pintar dan perduli akan lingkungan. foto-fotonya sungguh indah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. terima kasih mas :)

      iya mas, bahkan mungkin orang jaman dulu lebih perduli terhadap lingkungan daripada orang2 jaman sekarang

      Delete
  45. Meski kurang rapih barisan sawahnya, tapi keren viewnya :)

    ReplyDelete
  46. mantap gan infonya

    ditunggu kunjung baliknya :D

    ReplyDelete
  47. Subhanallahhh Keren Sekali mas Pemandangannya :)
    Makasii nihh atas Infonya Lagi :D

    ReplyDelete
  48. kakek buyut saya juga disebut pangeran mekah dong :)
    beliau wafat di mekah pada waktu melaksanakan ibadah haji disana.

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehe iya mungkin sob bisa saja...pangeran kan biasanya adalah orang yang dihormati, dan pastinya sama kakek buyut juga harus hormat kan, jadi kakek buyut ataupun orang tua kita adalah pangeran kita masing-masing hehe *ngomongin apa sih ini :))

      Delete
  49. sekarang udah sulit dijumpai sawah spt itu bukitnya udah dipenuhi perumahan, udah update cerita part 2 silahkan dicek semoga menarik, musiknya jg kuganti semoga pas terasa seru.

    ReplyDelete
    Replies
    1. siap sob...nanti aku berkunjung ke blog sobat :)
      maaf belum sempat berkunjung lagi, lagi sibuk banget ni sob =))

      Delete
  50. walah, keren kang pemandangan na..
    salam blogger :o

    ReplyDelete
  51. luar biasa indahnya...
    seger dipandang

    ReplyDelete
  52. ada nuasana aneh klo mampir ke sini.., ada perasaan adem dan panas, ademx cz disini bnyk berbicara tntng keindahan Alam, panasx cz apix itu lho heheh... :o

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehe rasanya jadi campur-campur ya mas rohis :-)

      Delete
  53. keren bnget ya mas.. jadi pengen kesana deh
    Kunjungan balik y mas..
    mantap deh api api nya dipinggir hehe...
    kaburrrrrrrrr !!!!

    ReplyDelete
    Replies
    1. panas ya mas hehehe

      siap mas, ditunggu saja ya :)

      Delete
  54. info yang bagus sob
    jadi pengen maen kesana :D

    di tunggu kunjungan baliknya/
    follownya :D

    ReplyDelete
  55. sama dengan daerah saya daerah nganjuk hampir di sebelah selatan wilayah saya posisi sawah trap trap seperti di atas, namun unsur tanahnya sangat subur sekali ketimbang wilayah yang datar. sayangnya untuk sawah trap trap ini tidak bisa ditanami ketika kemarau melanda karena sumber air di bukit sudah terkuras habis

    ReplyDelete
  56. indah banget pemandangannya...

    ReplyDelete
  57. hebat ternyata padi bisa tumbuh jg di daerah seperti pegunungan

    ReplyDelete
  58. cocok diterapkan ditempatku yang wilayah perbukitan

    ReplyDelete