Nikmat Tuhan di Hijaunya Desa Wado

Baca Juga

Desa Wado
Suasana di Desa Wado
Merupakan sebuah anugerah bagi kita, utamanya yang tinggal di pedesaan, untuk bisa menghirup udara pagi yang segar dan membangkitkan semangat, karena tentunya tidak semua orang bisa menikmati suasana seperti itu setiap harinya.

Suasana yang segar dan memanjakan mata di Desa Wado Kecamatan Wado Sumedang, keindahan alam, udara yang sejuk, gemericik air, hembusan angin yang terasa membelai disatu sisi membuat betah dan membangkitkan semangat, tapi di sisi lain bagi admin yang jarang menjumpai suasana seperti ini justru malah mengantuk saking menikmatinya, menikmati alam yang begitu hijau dan belum terjamah kejahilan tangan-tangan manusia. Jika kita mau merenung, benarlah sabda Allah Tuhan kita dalam firmannya surat Ar-Rahman yang dalam salah satu ayatnya berbunyi :

"fabiayyi alai rabbikuma tukadziban" (maka ni'mat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?)

Dan kalimat itu diulang berkali-kali dalam surat ini, apa gerangan artinya? karena sebagaimana kita tahu salah satu makna pengulangan dari sebuah kata atau kalimat adalah sebagai bentuk penegasan, perlulah kita kiranya merenunginya secara lebih mendalam.

Betapa seringnya kita manusia mengeluh ini itu, padahal kita telah diberi berbagai kemudahan dan kesempurnaan oleh Allah Sang Maha Pemberi., benar mungkin sindiran kita baru akan merasakan nikmat sesuatu itu justru ketika kita telah kehilangannya, dan rata-rata yang paling jarang kita sadari yaitu nikmat sehat, nikmat sehat baru akan terasa ketika kita jatuh sakit, lah apa harus sakit dulu baru mau berfikir dan bersyukur?

Suasana di Desa Wado
Suasana di Desa Wado
Ketika menghirup udara segar di desa ini, membuat admin merenung sejenak, Alhamdulillah ternyata masih diberikan izin untuk menghirup udara segar dengan gratis, karena jika Allah mau hitung-hitungan pada kita, hanya untuk bernafas saja kira-kira berapa biayanya ?? perdetik, perjam, perhari ?? pastilah kita tidak akan sanggup membayarnya, Subhanallah hanya Allah yang Maha Pemberi.

Bayangkan juga saudara-saudara kita yang mempunyai asma atau diberi cobaan sakit paru-paru lainnya, yang untuk bernafas saja (yang malah jarang kita pikirkan, serasa bernafas itu gratis saja) harus keluar biaya lebih demi untuk menyamai hirupan nafas orang kebanyakan yang paru-parunya sehat. Dan kita bayangkan bagaimana tersiksanya ketika sakitnya kambuh, mudah-mudahan kita bisa lebih berempati dan bersyukur. Itu baru tentang udara, nafas, belum mata, hidung, tangan, kaki, telinga, anggota tubuh lainnya dan semua nikmat dari-Nya, ya Allah, malu diri ini.

Mungkin itu renungan admin yang masih hijau ini ketika menghirup segarnya udara di desa ini, sebuah renungan standar yang telah banyak orang lain lakukan dan kini admin ikuti, karena semangat introspeksi diri ini kadang muncul begitu menggebu-gebu, tapi seringnya hilang entah kemana ditelan indahnya tipu daya dunia. Mudah-mudahan bermanfaat.

Note : di domain terdahulu (www.wewengkonsumedang.com), artikel ini dapat dijumpai dalam judul artikel "Nikmat Tuhan di Hijaunya Desa Wado" dengan link sebagai berikut ; "http://www.wewengkonsumedang.com/2013/06/suasana-khas-pedesaan-3.html"

73 comments:

  1. Pernah kang saya melintas di daerah wado, memang pemandangannya masih asrti, tapi sayang waktu saya melintas dari arah tasi sumedang, saya merasakan ada yang meneyngat hidung, entah apa itu. Katanya sih peternakan sapi, apa memang betul itu?

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya kang betul, di perbatasan sumedang - garut memang ada pertenakan sapi skala besar...
      katanya sih itu milik salah satu tokoh negara kita kang....
      lumayan bikin pusing ya kang kalau lewat jalan itu :D

      Delete
    2. kalo saya belum pernah kesana sih. kayaknya asik banget emang.

      Delete
    3. kapan2 touring2 atuh kang kesini :D
      kebanyakan foto2 di blog ini juga hasil jeprat-jepret tempat yang kebetulan terlewati pas jalan2 santai aja...sperti foto di atas salah satunya...

      Delete
    4. sama mamang juga.... sama belum pernah

      Delete
    5. saya juga Mang. yuk kita kesana Mang..

      Delete
    6. ayuk atuh rame 2 kita ke wado Sumedang :)

      Delete
    7. tenang ada Kang WS yang mau jemput kita - kita

      Delete
    8. Saya juga idem belum pernah ke Wado Sumedang, jadi pengin kesana apalagi diongkosin sama kang WS ... wkwkwk

      Delete
    9. ssiap kang, hayu aja, nati calling2 aja ya kalau udah pada sampai di Sumedang...biar WS bisa cepet jemput hehehe :D

      Delete
  2. Wah upami kang ws ti wado mah tiasa maen atuh ka malangbong kampung abdi..hehe

    btw fotonya keren euy.. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah kang din teh dari malangbong ya... ??
      padahal bulan2 kemarin waktu masih kerja di ciamis WS lewat hampir seminggu 2x kang kesitu...kalau kenalnya dari dulu mah mungkin dari dulu sudah mampir ke rumah kang din :)

      makasih kang :)

      Delete
    2. wado dan malangbong caket nya sareng rajagaluh

      Delete
  3. indah dan nyaman sekali melihatnya, waktu pagi pasti cantikkan?

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya kak KY, kalau pagi2 pastil lebih sejuk dan indah melihat bukit2 yang tertutup kabut :)

      Delete
    2. kalau pagi cantik seperti kak KY....

      Delete
    3. aih mamang merayu kak KY nih, nanti ada yang marah loh mang heheheh

      Delete
    4. hehee...merayu ya? yono, ngak apa2, nanti kak KY kasi hadiah heee

      Delete
    5. kang WS kan sesuai apa adanya heheheh

      kak KY hadiah apa itu?

      Delete
    6. iya sih memang sesuai apa adanya hehehee

      Delete
  4. suasananya khas ya kang, bikin betah rasanya....
    izin follow blognya ya kang, kalo sudi follback

    ReplyDelete
    Replies
    1. yup kang :)

      siap kang, blog akang sudah WS follback ya...
      salam kenal kang...

      Delete
    2. blog mamang belum di follow hehe

      Delete
    3. kang MJ, mang yono pengen di follow tuuu katanya hehe

      Delete
  5. saya liat foto dia atas...jd inget kampung halaman mas...soale pas depan rumah itu...terbentang sawah sama backgroundnya pegunungan...bener2 indah banget :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. suasana pedesaan memang suka bikin kangen ya mas...
      apalagi kalau pas lagi ngerantau jauh n lama, pernah ngalamin juga soalnya :D

      iya mas, sama banget, WS juga gitu :D

      Delete
  6. Indahnya pemandangan desamu mas . .
    ajak-ajak ane lah kesitu . . .

    ReplyDelete
    Replies
    1. terima kasih mas...
      yuk kapan2 main ke Sumedang mas, kalau mau kesini nanti calling2 aja mas biar tak jadi guidenya :D

      Delete
  7. Replies
    1. lagi mengembara ke kota ya mbak Maya ?? :)

      Delete
    2. kangen udara segarnya desa

      Delete
    3. iya ya mang yang bikin kangen desa itu memang udara segarnya...

      Delete
  8. endah pisan euy.... cuma mamang belum pernah ke desa Wado, jadi pengen main euy

    ReplyDelete
    Replies
    1. hayu atuh main ke sini mang ke Sumedang, kita nguseup di kolam ikan sambil liliwetan

      Delete
    2. yuuuuu, asiiik... nguseup dan ngaliwet itu hobi mamang kang ehheeh

      Delete
    3. sami atuh mang, itu juga hobi WS :D

      Delete
  9. pemandangannya bagus banget Mas. jadi inget waktu main layang-layang..hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya ya mas kalau liat sawah suka jadi inget dulu waktu kecil suka main layang2 di petakan sawah yang sudah dipanen...atau kalau masih ada pohon padi nya ya main layangan di pinggiran sawahnya...jadi kangen masa kecil hehe

      Delete
  10. .. wachhhhh,, jd pe ngen ke desa nich n menikmati pemandangan kayak gitu. namun sayang,, aq gak punya desa. huhh ..

    ReplyDelete
    Replies
    1. kenapa ga punya desa mbak ??
      rumah ortu atau kakek/nenek juga ga ada yang di desa kah ??

      Delete
    2. .. keluarga aq lebih banyak di Surabaya. huhh. lagipula nenek n kakek aq udah pada meninggal sebelum aq laer ..

      Delete
    3. tapi surabaya juga pastinya indah dan sejuk kan mbak :)

      Delete
  11. ibarat setitik keindahan surga yg jatuh ke dunia kang.., gmn dgn surga itu sendiri ya..., susah dibayangkan dan gk akan pernah bs kebayang.., masya Allah! *smile

    "Allah berfirman (artinya): ''Aku telah sediakan bagi hamba-hamba-Ku yang shalih (kenikmatan Al jannah) yang belum pernah dilihat mata, didengar telinga, serta terlintas di hati manusia (gk bs terbayangkan). (HR. Muslim)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya ya mas...berarti surga itu memang indah seindah-indahnya indah banget pisan bahkan sampai ga bisa dibayangin keindahannya...Subhanallah, mudah2an kita semua bisa berkumpul disana pada saatnya nanti, amin

      Delete
  12. selamat malam Sob...Subhanallah Indahnya Pemandangannya Sob,,,kalau di daerah saya sudah jarang melihat keindahan yang seperti itu Sob...

    ReplyDelete
    Replies
    1. selamat siang mas hayardin :)
      terima kasih mas...
      wah kenapa mas ko sudah jarang pemandangan kaya di atas ?? daerah mas lagi gencar-gencarnyaa pembangunan ya ??

      Delete
  13. wah kalau didesa saya sudah nggak ada sawah sob.. semua sudah menjadi kebun kelapa sawit.. saya pengen banget main kesawah yang masih hijau sob.. kayaknya bagus untuk mengabadikan hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehehe iya ya mas, kalau di tempat mas Nady memang banyaknya kebun kelapa sawit...
      abadikan foto yang lagi lari2 di sawah ya mas hehe

      Delete
  14. Memang nuansa pedesaan kelihatan Adem ya Kang, jauh dari hiruk pikuk, dan persaingan hidup kayak dikota..

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mas boku...itu yang bikin betah :)

      Delete
  15. waww.. btw saya dah follow blog agan..jika berkenan followback ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. y sob, terima kasih suda follow blog WS, uda WS follback juga ya...
      salam kenal

      Delete
  16. dan kalimat itu hanya ada di surah arrohman belaka, tidak ada di surah manapun, ini menandakan bahwa sharusnya kita bersyukur atasnikmat yang telah di berikan.
    walau belum mendapat cita-cita tetep bersyukur

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mas, setuju sekali :)
      terima kasih wejangannya :D

      Delete
  17. pernah lewat sini sekitar taun 2000an
    masuk dari malangbong nongol di sumedang
    jalannya enak ga rame lalu lintas
    tapi dulu sepi banget sampe mikir panjang kalo lewat malam hari
    ga tau sekarang gimana...

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mas kalau dulu memang agak seram kalau lewat sini malam2...karena nantinya lewat jalan sepi banget...tapi kalau sekarang sudah agak ramai mas :)
      tapi tetep mesti hati2 kalau malam2...

      Delete
    2. jiah sama aja atuh...
      tapi jalan bagus ya. kapan kapan pengen jalan ke arah bandung lagi. riweuh kalo lewat nagrek sama macetnya...

      Delete
    3. iya kang jaba palalaur lewat nagreg mah harus ati2 pisan...

      Delete
  18. eta tah geulis pisan, Wilujeng sharenya atuh kang

    ReplyDelete
  19. Fotonya mantap mas. Mungkin saya juga akan ngantuk kalau siang2 duduk2 di pinggir sawah ... he he

    ReplyDelete
    Replies
    1. eheh iya ya mas...pasti kita nundutan (ngantuk) coz rambut dibelai angin sepoi2 de el el, emh pokonya nikmat deh kalau uda ngantuk2 di sawah, tidur disaung :D

      Delete
  20. Ditanah Sunda juga masih Banyak Desa yang Nyaman ya... Ternyata Tidak berbeda Dengan Tanah jawa.. Waktu kecil dulu berpikir sunda itu identik dengan jakata.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mas masih banyak desa2 yang masih asri dan hijau juga di Tanah Sunda...
      kalau yang identik dengan jakarta di tanah sunda ya mungkin bandung mas, macet dan panasnya sama :D

      Delete
  21. cantik dan indah pemandangan tempat ini..tenang dan damai bila melihat kehijauan tempat ini

    ReplyDelete
  22. suasana di desa memang sangat mengasyikkan. selain kondisi alamnya kondusif dalam artian lestari, juga masih lestari. Jadi kita bisa nyaman bila tinggal di desa. Nggak ada berisik mobil/motor ataupun yang lainnya. Thanks informasinya mas :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya ya mbak...lebih nyaman tinggal di desa daripada di kota (tapi tergantung orangnya juga sih) hehe. Sama2 mbak :)

      Delete
  23. menakjubkan ya mas,,, betapa indahnya pemandangan sawah Desa Wado ini,,,, sawah hijau subur yg benar2 mengesankan.
    makasih nice sharenya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mbak, tapi kalau lama2 disini bisa ngantuk hehe...
      terima kasih kembali mbak :)

      Delete