Tukang Parkir, Merenungi Sebuah Titipan

Baca Juga

Tukang Parkir
Tukang Parkir
Tukang parkir, seseorang yang bisa dibilang terhitung paling kaya di dunia ini, memang kenapa dengan tukang parkir ? kok bisa dibilang salah satu orang terkaya ?? mungkin sobat juga pernah mendengar pepatah yang kurang lebih bunyinya seperti ini "jadilah seperti tukang parkir, setiap hari bahkan setiap jam setiap menit ia berganti motor ataupun mobil ditempatnya, tetapi ia tidak pernah sombong,".

Entah ini pepatah atau guyonan karena nyatanya tukang parkir tidak memiliki motor ataupun mobil itu, dia hanya ketitipan, dititipi sama yang empunya motor ataupun mobil, bukan begitu ?? ia bahkan tetap terlihat senang dan ramah serta penuh dengan senyum manis ketika sang empunya akan mengambil kembali motor atau mobilnya. Ia bahkan tak keberatan ketika mobilnya mulai dari starlet, avanza, sampai mercy sekalipun hanya ditukar dengan uang Rp.1000,- sampai Rp.2000,-...karena apa ? karena ia memang tidak merasa memiliki, bahkan ia mungkin bersyukur sempat lihat, pegang, elus-elus, dan berkaca di mobil semewah itu.

Mungkin seperti itulah manusia seharusnya, harus merasa semua ini adalah titipan supaya kita tidak tamak dan serakah dalam hidup ini, kita begitu banyak mendapatkan curahan nikmat dari yang Maha Kuasa yang tak pernah terputus sedikitpun, mulai dari kepala, pundak, lutut, kaki hingga seluruh isi bumi ini Dia berikan (titipkan) kepada manusia.

Bahkan sampai hal-hal yang kadang tidak kita sadari, mata yang berkedip rutin tanpa kita merasa memerintah, sampai jari-jari tangan yang begitu cekatan menggeser mouse dan memencet tuts tuts keyboard saat ini, pernahkah kita menyadari bahwa ketika mata membaca tulisan ini, ada kekuatan Maha Dahsyat yang mengizinkan kita memperoleh nikmat untuk hal tersebut, dan kita beruntung menjadi salah satu yang menerima nikmat itu...karena tak semua orang bisa seperti kita.

Namun ketika suatu saat misalkan nikmat itu diambil, minimalnya kita pasti jengkel dan marah-marah. misalkan bagi yang hobi Online/OL kalau kebetulan laptop atau handphone sedang lowbat terus mati lampu, atau minimal jaringan koneksi sedang lemot, pastilah jengkel karena tidak bisa berselancar di dunia maya, padahal itu nikmat OL-nya baru diambil/terhalangi sekejap saja

Lalu bagaimana kalau kita tidak punya jari, mata kita katarak atau buta (Naudzubillah) yang berarti nikmat internetan itu diambil selamanya oleh yang empunya ?? itu baru nikmat kecil yang kadang tidak kita sadari. Intinya semua ini ada yang Punya, mari kita belajar lebih bersyukur, sufah siap jadi tukang parkir ?

Note : di domain terdahulu (www.wewengkonsumedang.com), artikel ini dapat dijumpai dalam judul artikel "Tukang Parkir, Merenungi Sebuah Titipan" dengan link sebagai berikut ; "http://www.wewengkonsumedang.com/2013/05/tukang-parkir.html "

41 comments:

  1. intinya selalu bersyukur dengan apa yang Allah udah kasih ya kang :)

    ngomong" soal tukang parkir,
    tukang parkir di tangerang selatan rata" nyebelin sih kang . hehhe .
    abisnya klo mobil duank yang di sebrangin,
    motor mah ga .
    trz klo uang ga pas pasty ga dibalikin.
    cuma ngambil duitnya duank tapi ga mau bantuin ngeluarin
    #eh malah curhad . ahhaaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. yuuup n jangan marah atopun ngambek kalo suatu saat nikmat itu diambil lg :)
      ahahaha bener juga siy ya...banyak juga tukang parkir yang nyebelin, WS setuju banget...
      bukan cuma ditanggerang z, disumedang juga banayk yg kayak gitu hihihi

      Delete
    2. nah itu...kalau uangnya kelebihan pasti ga dikembaliin, tukang parkir juga bisa korupsi ternyata ya :(

      Delete
  2. tukang parkir tu apa?

    terima apa yg kita miliki dan bersyukur itu yg terbaik

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tukang parkir itu ituloh kak yang suka kita titipi mobil atau motor
      kalau kita pergi ke mall, kantor, ataupun kedai :)
      iya kak setujuuu :)

      Delete
  3. assalam bang :)
    eemm kak iin ma kak Y satu arah tuu hehehe
    yang pnting bersyukur dan kalo urusan berusaha lanjut trusss,,
    salam bang :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waalaikumsalam :)
      emmm iya satu jurusan ya hehehe
      iyup betul mas, n yang paling penting harus ikhlas kalau nikmat kita suatu saat diambil sama yang punya :)
      salam juga mas :)

      Delete
    2. hehehe yea bang :)
      trims yea :)

      Delete
  4. memang jasa tukang parkir itu besar apabila ditempatkan di area luas seperti parkiran mall dan hotel. kebayang kalo ga ada tukang parkir, mobil dan motor bisa berantakan. tukang parkir yang tugasnya penting biasanya memakai seragam dinas, atau minimal yg sedikit formal.

    tapi saya sedikit risih sama tukang parkir di warung dan minimarket, hanya bermodalkan periwit bisa dapet seribu, dengan pakaian yang seadanya pula. ada yang bilang penghasilan mereka melebihi 200rb per hari lho!

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya teh...kalau itu mah tukang parkir gadungan ya :(
      cuma modal prat prit prat prit dapet duit, n duitnya dimasukin kantong sendiri lagi...
      kalau tukang parkir yang bener2 tukang parkir kan uang hasil parkirannya disetor..
      n mereka dapet gaji/buruh dari kerjanya itu, bukan mereka pakai uang hasil parkirannya itu langsung....iya ga ??

      Delete
    2. wah ada juga to tukang parkir gadungan..

      Delete
    3. iya ada mungkin, tukang parkir amatir dan profesional juga ada :D

      Delete
  5. sesungguhnya pada diri tukang parkir terdapat tanda2 kebesaran Tuhan (bukan quran bukan hadis)

    ReplyDelete
    Replies
    1. hheu kan dalam semua hal didunia ini terdapat tanda2 kebesaran Tuhan mbak :p

      Delete
  6. karena dunia hanya milik nya ya mas, yang lain hanya sewa

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mungkin begitu mas...kita cuma numpang lewat, dikasih pinjaman pula

      Delete
    2. hehehe...tapi pekerjaan jukir memang paling primadona saat ini mas, kerjaan santai karena kalau hilang bukan tanggung jawab tukang parkir, beda kalau penitipan sepeda, kalau parkir hanya menyediakan lahan parkir, kalau penitipan sekalian keamanannya

      Delete
    3. iya ya mas, n yg harus lebih mnjaga sbnernya yg parkirnya sendiri y, karcis atau kartu tukarnya jangan hilang...karena kalau hilang justru kendaraan kita ga bisa diambil n harus ditebus dgn jumlah uang tertentu ya..

      Delete
  7. kudu bnyak bersukur yah gan,,setuju dah gan ama agan

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyah gan, harus banyak introspeksi mungkin kita ya gan...terima kasih gan...
      terima kasih juga uda berjunjung ke wewengkon sumedang :)

      Delete
    2. iyah bener tu gan kudu belajr bersukr dari siapa saja termasuk tukang parkir

      Delete
  8. Tukang parkir ini memang dibutuhkan untuk menata kendaraan yg parkir.. sangat membantu.. cuman ada juga yg pikasebeleun.. misalnya kalau kita datang dia pura2 gak lihat.. pas mau pergi.. dia datang dg sempritannya.. hehe..

    ReplyDelete
    Replies
    1. tah itu gan yg bener2 pikasebeleun mah heheh...
      komo yg cuma minta duitnya, barijeung cul leos w udah dikasih uang mah :D

      Delete
  9. tambah meriah blognya kang.
    saya nebak inspirasinya dari kalimat m'ba PIPIK istri almarhum UJE kan?...hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. tinggal nambahan pasang banner kpk peduli, lumayan...sugan kenging pahalana...hehehe

      Delete
    2. mlm pahala bukan mlm dosa mas, ajakan yang bagus dari sang kades seumur hidup kang cilembu

      Delete
    3. siap meluncur ke tekape nih...kalo yag positif2 mah (bukan hamil ya), pasti tak ikutin :D

      Delete
    4. hehehee....emang mau tak hamili..#ups

      Delete
  10. Kunjungan sore sobat, banyak jasanya tukang parkir ya udh menjaga kendaraan berjam2 dan tanggung jawab yg besar

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mas, banyak jasanya...walaupun ada juga sih yang nyebelin :D

      Delete
  11. bersyukur atas nikmat yang sudah diberi,itu yang lebih baik..

    trims sdh berbagi sob...

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mas...setuju
      sama2 mas...
      terima kasih juga udah mampir :)

      Delete
  12. Selama mau bersyukur saya rasa apapun yg akan terjadi akan kt terima dengan ikhlas.

    ReplyDelete
    Replies
    1. setuju mba :)
      intinya memang kita tetap harus bersyukur dalam kondisi apapun ya..
      biar hatinya lapang dan bisa lebih ikhas dalam hal apapun juga

      Delete
  13. perjalanan sampek mana mas ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. dari suroboyo ke jember mas...
      (eh, maksudnya perjalanan apa mas ?? hehe)

      Delete
  14. waduh asa kasindir kang hehe..bener pisan lah, apa yang kita saat ini memang hanya titipan, kalo suatu saat nanti diambil ya jangan murukusunu ya kang....nice sharing kang, sekalian folllback

    eta sueneu pareuaman heula atuh kang, tutung blognya hehehe....

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya kang..
      hatur nuhun ya kang :)

      ehehe sngaja seuneu mah kang....kan bisi blognya basi, jadi diangetin terus :D

      Delete
  15. Hati2 ma tukang parkir ilegal:) blog flying weekend...

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mas...hati2, tukang parkir yg legal mah pasti memiliki sertifikat dan surat2 yang lengkap hehehe

      Delete